Loading...






Artikel ini mengulas pengalaman makan yang sangat mengecewakan di Holycow!, restoran steak yang dulu legendaris. Meskipun harganya mencapai ratusan ribu, kualitas steaknya dinilai merosot tajam, dengan tekstur yang alot "seperti sandal karet" dan penggunaan daging Meltique. Selain pelayanan lambat dan masalah kebersihan yang parah, satu-satunya hal yang masih bisa dinikmati hanyalah saus jamurnya. Restoran ini dianggap hanya menjual kenangan masa lalu dengan kualitas yang tak lagi sepadan dengan harganya.
Guys, sumpah deh! Sebagai veteran di dunia steak Jakarta, Holycow! dulu itu tempat Nongkrong andalan aku pas baru dateng. Tapi kunjungan kali ini di Cilandak Town Square, mood-ku beneran kayak naik roller coaster, dari puncak ekspektasi langsung anjlok ke dasar jurang…🎢
Begitu duduk aja udah kerasa ada yang aneh, mejanya goyang-goyang, lampunya remang-remang kayak lagi syuting film horor, nuansa retronya ini agak kelewatan nggak sih? Udaranya kayak ngasih vibe "bosnya udah lama nih nggak modalin buat renovasi". Temenku sampai bercanda, katanya suasananya ini ngusung tema "Creepy". 😂
Intinya, tempat yang dulu legendaris, sekarang cuma jadi jualan kenangan aja. Mau ke sana atau nggak, terserah kalian.

Berlokasi di Kemang, Switch menawarkan konsep unik "split personality" yang berubah dari kafe kalem di siang hari menjadi bar eksperimental saat malam. Tempat ini menantang pengunjung dengan menu kuliner berani seperti Donut Burger dan koktail inovatif rasa Wasabi Gin. Suasananya remang dan nyaman untuk nongkrong, namun perlu diketahui bahwa area merokok tidak terpisah dan musiknya cukup kencang. Ini adalah destinasi bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner dan minuman yang tidak biasa.

Berlokasi di Urban Forest Cipete, El Profesor menawarkan pengalaman unik bersantap steak di tengah suasana hutan kota yang asri. Artikel ini mengulas dua sisi restoran besutan Chef Andrea Paresthu: surga dan nerakanya. Di satu sisi, ada hidangan juara seperti Wagyu Blade yang lumer di mulut dan Mac and Cheese super lezat. Namun, pengunjung juga perlu waspada dengan pelayanan yang tidak konsisten dan harga yang cukup tinggi, yang membuat pengalaman bersantap di sini terasa untung-untungan.

Jangan terkecoh dengan rating online yang rendah! The Palace Tea di Ashta ternyata adalah 'harta karun' tersembunyi dengan interior pink keemasan yang mewah. Tempat ini disebut memiliki salah satu boba terenak di Jakarta, dengan tekstur super lembut dan kenyal. Rating rendahnya berasal dari pengalaman pemesanan online yang buruk, sehingga sangat disarankan untuk datang langsung. Selain boba, nikmati juga teh buah segar dan croissan'wich renyah untuk pengalaman nongkrong yang maksimal.

Mengulas ABUBA, salah satu steakhouse legendaris di Jakarta yang menawarkan harga sangat terjangkau. Artikel ini menyoroti pengalaman makan yang bisa jadi hit-or-miss; kualitas steaknya tidak konsisten, ada yang empuk namun ada juga yang alot. Suasananya ramai dan nostalgia, khas restoran keluarga. Untuk pengalaman terbaik, artikel ini memberikan "panduan anti zonk", menyarankan untuk memesan steak Wagyu atau ayam dan memilih area duduk di bagian depan untuk menghindari kekecewaan.