Loading...










Umi Seafood di Medan adalah warung legendaris yang terkenal dengan masakan rumahan Chinese-Indonesia lezat dan terjangkau. Dengan sistem tunjuk, pengunjung bisa memilih aneka lauk menggugah selera, termasuk Ayam Goreng Madu yang jadi favorit. Di balik harganya yang murah dan porsinya yang besar, artikel ini juga mengungkap 'jebakan' yang perlu diwaspadai, mulai dari pelayanan yang untung-untungan, tidak adanya daftar harga, hingga keraguan pada status kehalalannya. Sebuah pengalaman kuliner lokal yang penuh tantangan.
Setiap kali lewat dekat Sun Plaza Medan, lihat Umi Seafood ini pintunya penuh sesak sampai nggak bisa lewat, aku selalu mikir: Segitunya kah? Bukannya cuma warung masakan rumahan tanpa AC? Hari ini pas jam makan siang akhirnya coba langsung bertarung sendiri, dan oke, aku ngerti sekarang, plus hampir pingsan karena panas. 🥵
Soal rasa, beneran nggak usah ditanya lagi, tipikal masakan rumahan banget, dan wok hei-nya berasa banget. Aku pesan beberapa menu andalan yang wajib dipesan pelanggan setia:
Oke, bagian pujiannya selesai, sekarang waktunya jujur-jujuran. Kekurangan tempat ini sama menonjolnya kayak kelebihannya.
Mau coba ke sana? Simpan baik-baik panduan Nongkrong dari suhu ini:
Kesimpulannya, rasanya Mantap, harganya terjangkau, tapi soal pengalaman... ya sangat Lokal banget lah. Kamu berani coba tantangannya? 😉

Jangan terkecoh dengan rating sempurna 5.0 milik JIGO RAMEN di Delipark Mall Medan. Artikel ini mengungkap trik marketing di baliknya: es krim gratis bagi pelanggan yang memberi ulasan bintang lima. Meskipun harganya terjangkau, kualitas ramennya dinilai sangat mengecewakan, dengan kuah hambar dan mi yang lembek. Suasananya pun berisik dan tidak nyaman. Uniknya, menu sampingan seperti Chicken Karaage justru menjadi satu-satunya hidangan yang direkomendasikan karena rasanya yang lezat.

Ayam Kremes Prambanan menjadi favorit di Medan berkat ayam gorengnya yang renyah di luar namun empuk di dalam, dengan bumbu meresap sempurna. Disajikan bersama nasi uduk wangi, porsinya yang besar dan harga terjangkau menjadikannya pilihan mantap. Uniknya, meski bernama Prambanan, cita rasanya telah disesuaikan dengan selera lokal Medan, menawarkan pengalaman yang berbeda dari rasa otentik Jawa. Tempat ini sangat populer dan sering ramai, terutama saat jam makan siang dan malam.

Sebuah tempat makan baru di Medan menjadi viral karena antreannya yang panjang, menyajikan Saudi Fried Chicken dengan sentuhan Timur Tengah. Meskipun ayam gorengnya punya pro dan kontra, Nasi Kebuli yang kaya rempah justru menjadi bintang utamanya. Kombinasi unik ini ditawarkan dengan harga sangat terjangkau, sekitar Rp50.000 per orang untuk porsi besar. Dengan fasilitas ramah keluarga, tempat ini menawarkan pengalaman kuliner baru yang ramai diperbincangkan dan layak untuk dicoba, terutama bagi para pencari rasa autentik.

Meskipun viral di Medan dengan rating nyaris sempurna, coffee shop ini ternyata menawarkan pengalaman yang campur aduk. Di satu sisi, kualitas kopinya, terutama menu andalan Butterscotch Latte, dipuji karena rasanya yang nikmat dan seimbang. Namun, pengunjung perlu waspada terhadap beberapa kekurangan signifikan. Masalah utama adalah asap dapur yang sangat menyengat hingga memenuhi ruangan, ditambah dengan pelayanan yang tidak konsisten. Tempat ini lebih cocok untuk mampir sebentar menikmati kopi daripada untuk nongkrong lama atau bekerja.