Loading...






D'RAJASH RESTO di Lampung memikat dengan suasana megah dan modern yang sangat *instagrammable*, cocok untuk acara kumpul-kumpul. Namun, di balik kemewahannya, kualitas rasa makanan ternyata tidak konsisten. Artikel ini menyoroti beberapa hidangan yang lezat seperti Mie Tek-Tek, tetapi juga pengalaman kecewa dengan Nasi Goreng seharga 80 ribu yang gosong. Pelayanan yang lambat dan harga yang tergolong tinggi menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan untuk berkunjung ke restoran hits ini.
Teman-teman, gue baru balik dari Lampung nih, wajib banget ngebahas D'RAJASH RESTO yang lagi hits banget ini. Depannya kelihatan megah banget, Slogan-nya aja berani bilang “美味之王” (Rajanya Makan Enak!), ekspektasi gue langsung meroket! Rasanya kalau nggak mampir buat Nongkrong tuh nyesel sendiri.
Begitu masuk, wih, tempatnya luas banget, desainnya modern dengan nuansa biru tua, asal jepret aja udah cakep hasilnya, *vibe*-nya dapet banget. Menunya juga kelas berat, ada masakan Indonesia, Western, Jepang… kayaknya si bos pengen masukin semua makanan dari seluruh dunia ke sini.
Jadi, tempat ini sebenernya *worth it* nggak sih buat didatengin? Saran dari gue:
✅ Cocok buat siapa?
Acara keluarga, *gathering* kantor, atau kumpul bareng teman-teman yang lebih mentingin suasana daripada rasa makanan. Kalau cuma cari tempat yang megah dan *vibe*-nya asik, di sini udah pas banget.
❌ Siapa yang sebaiknya nggak ke sini?
Para pencinta kuliner yang perfeksionis soal rasa, dan orang yang udah kelaperan banget.
💡 Panduan Pesan
‼️ Peringatan Penting Biar Nggak Zonk

Meskipun punya rating Google tinggi, kafe di Lampung ini menawarkan pengalaman yang naik-turun. Pengunjung akan dimanjakan dengan suasana rumahan yang super nyaman dan tenang, membuatnya jadi tempat ideal untuk bekerja atau sekadar nongkrong santai. Kopinya nikmat dan beberapa menunya aman, namun hindari Tom Yum yang bisa jadi kejutan tak menyenangkan. Secara keseluruhan, tempat ini tetap layak dikunjungi berkat atmosfernya yang juara dan pelayanan ramah yang siap membantu merayakan momen spesial.

Sebuah *hidden gem* di Lampung menawarkan suasana menawan dengan arsitektur unik dan pemandangan hijau yang fotogenik, menjadikannya lokasi yang sangat populer. Namun, di balik keindahannya, terdapat beberapa 'jebakan' yang perlu diwaspadai. Pelayanan bisa menjadi sangat lambat saat ramai, dan sinyal seluler yang buruk membuat pembayaran non-tunai hampir mustahil. Pengunjung sangat disarankan membawa uang tunai dan datang sore hari untuk pengalaman terbaik, meski rasa makanannya tergolong standar.

Sebuah warung burger sederhana di dekat Universitas Lampung menjadi sensasi kuliner berkat porsinya yang jumbo dan harga super terjangkau. Keunikan utamanya terletak pada patty daging buatan sendiri yang tebal dan juicy, serta keju melimpah yang memberikan rasa premium layaknya restoran bintang lima. Saking populernya di kalangan mahasiswa, pembeli harus rela bersabar menghadapi antrean panjang, membuktikan kualitasnya yang tak main-main meski harganya kaki lima. Tempat ini wajib dicoba bagi para pencari kuliner murah meriah.

Jangan terkecoh dengan namanya, Sate Pikul adalah warung permanen yang selalu ramai dan lebih cocok untuk makan cepat daripada nongkrong. Keistimewaan utamanya adalah Sate Ayam dengan potongan daging super tebal, empuk, dan juicy yang dibakar sempurna. Dipadukan dengan saus kacang yang lembut, rasanya menjadi juara. Selain itu, Sop Kambing yang segar dan empuk tanpa bau prengus juga menjadi menu andalan yang sangat direkomendasikan untuk dicoba saat berkunjung ke sini.