Loading...














The People's Cafe hadir sebagai "kantin" andalan dan solusi makan siang bagi para pekerja di SCBD. Meskipun bagian dari Ismaya Group, tempat ini menawarkan suasana santai yang nyaman untuk bekerja atau sekadar nongkrong. Jangan terkecoh dengan namanya, karena jagoan utamanya adalah masakan Indonesia rumahan yang otentik dan konsisten. Sorotan menunya termasuk aneka Nasi Goreng yang menggugah selera, Ayam Geprek keju yang unik, hingga Roti Bakar Srikaya sebagai penutup manis yang sempurna.
Udah kelamaan nongkrong di SCBD, beneran deh jadi kena “penyakit susah milih makan siang”... 🤷♀️ Apalagi di mal kayak Pacific Place, mau cari tempat yang nggak bakal zonk, nyaman buat duduk, dan bisa sambil bales-bales email, rasanya lebih susah dari war tiket konser. Setiap kali lewat restoran grup Ismaya, ada perasaan benci tapi cinta gitu, tapi jujur aja, The People's Cafe itu pengecualian. Dia itu kayak"teman baik" yang biasanya nggak kepikiran, tapi pas dibutuhin selalu ada.

Tempat ini adalah surga sekaligus "ruang racun" bagi para pencinta kopi di Jakarta. Di satu sisi, kedai ini menawarkan lebih dari 50 jenis biji kopi single origin Indonesia yang legendaris dengan kualitas rasa sekelas dewa. Namun di sisi lain, pengunjung harus siap dengan suasana yang sangat pekat oleh asap rokok, sempit, dan ramai. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi penikmat kopi sejati yang tidak terganggu asap, tetapi kurang cocok untuk bekerja atau berkumpul bersama keluarga.

Di tengah parkiran SCBD, terdapat sebuah bar *speakeasy* tersembunyi yang menjadi surga bagi mereka yang anti asap rokok. Dengan suasana intim dan nyaman, tempat ini menawarkan udara bersih dan volume musik yang pas untuk mengobrol. Menu koktailnya yang unik dan terus berganti menjadi daya tarik utama, dengan minuman andalan seperti Queen Pistacia yang wajib dicoba. Bar mungil ini adalah pilihan tepat untuk menikmati minuman berkualitas tanpa gangguan asap rokok yang menyengat.

Meskipun viral di media sosial dengan antrean panjang, artikel ini mengulas pengalaman yang pro dan kontra di The Misoa Story. Menu andalannya, seperti Original dan Mala Misoa, dinilai memiliki rasa yang kurang kuat dan tidak sepadan dengan ekspektasi. Di tengah suasana ramai dan pelayanan yang menjadi sorotan, justru camilan hekeng yang menjadi kejutan lezat. Ulasan ini menyimpulkan bahwa hype yang ada mungkin tidak sebanding dengan pengalaman bersantap secara keseluruhan, terutama setelah menunggu lama.

% Arabica Gunawarman memukau dengan desainnya yang minimalis dan bersih, menjadikannya spot Instagramable yang populer. Sambil menikmati kopi berkualitas seperti Spanish Latte, pengunjung bisa mengagumi mesin roasting raksasa yang menjadi pusat perhatian. Namun, artikel ini juga mengupas sisi lainnya: harga yang cukup tinggi dan beberapa kekurangan fasilitas yang signifikan. Tempat ini lebih ideal untuk kunjungan singkat demi foto dan kopi takeaway, bukan untuk bekerja atau nongkrong lama bersama teman-teman.