Loading...




Maru-san Ramen di Palembang menawarkan pengalaman makan di kedai sempit yang autentik ala Tokyo, bukan tempat untuk nongkrong lama. Menu andalannya, Black Garlic Ramen, menjadi primadona dengan kuah kental yang kaya rasa dan aroma bawang putih hitam yang khas. Keunikan lainnya adalah pengunjung bisa memilih sendiri tingkat kekenyalan mi. Meski harganya premium dan tempatnya terbatas, rasa ramen dan Chicken Karaage-nya yang juara membuat tempat ini layak untuk dicoba oleh para pencinta kuliner Jepang.
Anjay, tempatnya kecil banget ya! Pas nyampe di depan Maru-san Ramen gue langsung bengong, tokonya kecil banget sampe hampir kelewatan, di dalemnya penuh sesak, rasanya mau balik badan aja susah. Suasananya ini, langsung bikin gue inget sama kedai-kedai ramen sempit di pinggir jalan Tokyo, emang bukan tempat buat nongkrong lama-lama, murni cuma buat makan semangkuk mie yang enak.

Menjadi viral karena estetikanya, kafe di Palembang ini menawarkan suasana yang sangat Instagrammable dengan interior penuh tanaman hijau. Tempat ini menjadi spot favorit untuk berfoto sambil menikmati menu andalan seperti Pasta Telur Asin yang lezat. Namun, di balik tampilannya yang menawan, artikel ini juga mengulas beberapa kekurangan, mulai dari porsi yang kecil, harga yang cukup tinggi, hingga kualitas rasa yang inkonsisten. Pada intinya, tempat ini lebih menjual suasana daripada pengalaman kuliner yang memuaskan.

Kampung Kecil di Palembang bukan sekadar restoran biasa. Dengan suasana desa yang luas dan nyaman, tempat ini jadi pilihan tepat untuk kumpul keluarga hingga acara besar. Restoran ini menawarkan masakan rumahan lezat dengan konsep 'Rasa Raja, Harga Rakyat', membuktikan bahwa makanan nikmat berkelas tak harus mahal. Keistimewaannya tak main-main, bahkan Presiden Jokowi pun pernah berkunjung, menjadikannya destinasi kuliner yang wajib dicoba saat berada di Palembang.

Toby's Estate Palembang memukau dengan interior mewah dan setiap sudutnya yang sangat instagrammable, menjadikannya surga bagi para pencari spot foto. Namun, di balik keindahannya, ulasan ini mengungkap pengalaman kuliner yang campur aduk. Meskipun hidangan seperti pasta dan kue dinilai lezat, menu andalan seperti steak justru mengecewakan karena tidak sesuai ekspektasi. Pelayanan yang lambat saat jam sibuk juga menjadi catatan penting, menyajikan panduan jujur bagi yang ingin berkunjung ke kafe populer ini.

Fore Coffee menawarkan pengalaman yang serba kontras bagi pengunjungnya. Di satu sisi, artikel ini memuji cita rasa kopi andalannya, Butterscotch Sea Salt Latte, yang dianggap sangat nikmat dan sepadan. Namun di sisi lain, ulasan ini menyoroti pengalaman yang kurang menyenangkan, mulai dari suasana gerai yang sangat ramai dan berisik hingga pelayanan yang dianggap tidak jujur. Keluhan utama berpusat pada staf yang diduga menghindari promo dan adanya biaya tambahan yang tidak diinformasikan sebelumnya.