Loading...








Penasaran dengan PanThai yang disebut-sebut sebagai restoran Thailand terbaik di Palembang? Ulasan ini mengupas tuntas pengalaman bersantap di sana, mulai dari kelebihan hingga kekurangannya. PanThai menawarkan suasana yang cocok untuk kumpul bersama teman dan keluarga, dengan menu andalan lezat seperti Tom Yum Goong dan Ayam Pandan. Namun, jangan harapkan rasa otentik, karena hidangannya lebih condong ke fusion Thai-Indonesia. Temukan juga ulasan jujur mengenai suasana, pelayanan, serta tips praktis sebelum berkunjung ke sana.
Tiap kali nanya teman-teman di Palembang mau makan di mana, delapan dari sepuluh orang pasti merekomendasikan PanThai, yang katanya "restoran Thailand terbaik se-Palembang" 🤔. Jujur aja, gue yang udah veteran di dunia kuliner gini udah kebal sama istilah "terbaik", tapi karena hype-nya gede banget, akhirnya gue samperin juga buat nyobain!
Satu hal yang mau gue bilang di awal: ini restoran yang cocok banget buat Nongkrong bareng keluarga dan teman-teman, rasanya oke, tapi kalau kamu tipe yang fanatik sama rasa Thailand yang "super otentik", mending turunin ekspektasi dulu ya.
Suasananya cukup nyaman, ada area indoor dan outdoor, vibe kumpul keluarga dapet banget. Karena kita datang rombongan, sekalian aja kita pesan semua menu andalannya.
Oke, setelah dipuji-puji, sekarang waktunya ngomong jujur-jujuran. 🤫
Terakhir, buat teman-teman yang mau mampir, ini gue kasih beberapa info penting:

Creme Artisan di Palembang menawarkan suasana kafe Eropa retro yang menawan di setiap sudutnya, menjadikannya spot foto yang sempurna. Meskipun beberapa menunya dianggap kurang memuaskan, mochi andalannya dan spaghetti truffle creamy-nya wajib dicoba. Kejutan uniknya justru datang dari toilet yang menyediakan pembalut gratis, sebuah detail perhatian yang membuat kafe ini istimewa dan layak dikunjungi kembali meski memiliki beberapa kekurangan. Tempat ini lebih menonjolkan suasana daripada porsi makanannya.

Mencari tempat nongkrong asyik di Palembang yang tidak menguras kantong? Ada sebuah spot dengan suasana hangat dan akrab layaknya warung lokal, bukan kafe industrial yang kaku. Tempat ini menawarkan harga super terjangkau, dengan mayoritas menu di bawah 50 ribu rupiah. Meskipun bukan untuk pencari kuliner bintang lima, masakannya yang bergaya rumahan dan pelayanan ramah membuatnya jadi pilihan tepat untuk bersantai dan mengobrol lama bersama teman tanpa khawatir soal bujet.

Nony 168 di Palembang disebut-sebut sebagai surga bagi pencinta pempek. Keistimewaannya terletak pada rasa ikan yang kuat dan otentik, bukan sekadar sagu. Pengunjung juga akan merasakan pengalaman unik, di mana aneka pempek disajikan dalam piring besar untuk dipilih sesuka hati. Meski pelayanannya terkadang untung-untungan, kelezatan pempek, cuko yang kental, dan harga yang bersahabat membuat tempat ini tetap menjadi destinasi kuliner yang sangat direkomendasikan dan sayang untuk dilewatkan.

Mie Celor Poligon menawarkan pengalaman kuliner legendaris di Palembang, namun jangan harapkan tempat yang mewah. Berlokasi di sebuah warung pinggir jalan yang sederhana, keistimewaannya justru terletak pada hidangan Mie Celor itu sendiri. Kuahnya yang kental dan creamy, perpaduan sempurna rasa gurih udang dan santan, membalut setiap helai mie tebalnya. Meskipun tempatnya bersahaja, kelezatan otentik mie dan hidangan lain seperti Tekwan membuat tempat ini wajib dikunjungi bagi para pencari rasa asli.