Loading...










Scarlett's Café menjadi sensasi di Jakarta berkat menu andalannya, Poured Tiramisu, yang disajikan dengan ritual menuang espresso. Meskipun kafe bergaya retro Korea ini sangat Instagrammable, pengunjung harus siap mental menghadapi antrean panjang dan tempat yang sangat sempit. Suasananya bisa menjadi riuh dan kurang nyaman saat jam sibuk. Selain dessert juara, artikel ini juga membahas menu unik lainnya seperti Truffle Capellini, serta memberikan tips jujur agar kunjungan sepadan dengan perjuangannya.
Jujur ya, kafe-kafe hits di Jakarta itu, antre panjang banget udah biasa. Tapi Scarlett's Café ini, gue beneran nggak nyangka antrean weekend-nya bisa bikin hopeless, rasanya kayak bentar lagi bakal kedorong sampai ke tengah jalan…
Tapi, pas dessert-nya dateng, setengahnya gue maafin.
Terakhir, panduan biar nggak zonk buat teman-teman yang mau ke sini:

Artikel ini mengulas pengalaman mengecewakan di buffet akhir pekan Sana Sini Jakarta yang tak lagi sepadan dengan harganya yang premium. Meskipun suasana hotel tetap menawan, kualitas makanan menurun drastis, dengan banyak hidangan disajikan dingin dan isi ulang yang sangat lambat. Pengunjung juga perlu waspada terhadap biaya minuman tersembunyi yang sangat mahal. Uniknya, artikel ini justru merekomendasikan buffet sarapan di sana yang dinilai jauh lebih baik dan memuaskan dibandingkan brunch atau makan malamnya.

The Cascade Lounge di Hotel Mulia menawarkan suasana nongkrong yang elegan dan privat, sempurna untuk kencan atau pertemuan penting di Jakarta. Daya tarik utamanya adalah penampilan live band di malam hari yang membawakan musik santai dengan volume yang pas untuk mengobrol. Meskipun kopi dan camilan ala carte-nya sangat direkomendasikan, artikel ini menyarankan untuk melewatkan paket afternoon tea yang dinilai terlalu manis dan kurang sepadan dengan harganya, demi pengalaman yang lebih memuaskan.

Temukan surga tersembunyi untuk WFC di sebuah gang kecil di Benhil, Jakarta. Kafe ini menawarkan suasana tenang dengan desain minimalis yang ideal untuk fokus bekerja. Bukan hanya tempatnya yang nyaman, kualitas manual brew-nya yang juara dan sajian unik seperti Gochujang Pasta siap memanjakan lidah. Namun, perlu diingat sirkulasi udaranya kurang baik sehingga bau dapur bisa menempel di pakaian. Selain itu, pastikan membawa alat pembayaran non-tunai karena kafe ini sepenuhnya cashless.

Penasaran dengan gelato Oma Elly yang viral di Grand Indonesia? Artikel ini mengulas pengalaman antre panjang untuk mencicipi puluhan rasa uniknya, dengan Pistachio sebagai andalan yang wajib dicoba. Di balik rasanya yang dipuji, ulasan ini juga menyoroti beberapa kekurangan seperti porsi yang kecil, tidak adanya tempat duduk, dan tekstur yang cepat meleleh. Deskripsi jujur ini membantu pembaca menimbang apakah hype sepadan dengan pengalaman yang didapat sebelum memutuskan untuk ikut antre berjam-jam.