Loading...










Meskipun punya rating Google tinggi dan suasana yang membaik, artikel ini mengulas sebuah dilema besar di Point Coffee Lampung. Di satu sisi, tempat ini responsif terhadap masukan pelanggan dengan menambah kursi. Namun, sisi lainnya mengungkap isu keamanan serius: adanya laporan staf pria yang merekam pengunjung wanita secara diam-diam. Ulasan ini menjadi peringatan penting, khususnya bagi para wanita, untuk tidak berkunjung sendirian demi keselamatan pribadi, meski tempatnya terlihat nyaman untuk bersantai.
Setiap kali lewat Point Coffee di Lampung yang letaknya di sebelah Indomaret ini, ngeliat rating Google-nya 4.6 bintang dari 600+ ulasan, gue selalu mikir ini tempat pasti *hidden gem*. Hari ini akhirnya sempetin buat nyobain, dan hasilnya, gimana ya bilangnya… Perasaan gue jadi campur aduk kayak naik rollercoaster. 🎢
Kopinya sih, ya standar *franchise* pada umumnya, nggak jelek tapi nggak spesial juga, harganya juga sesuai lah. Capek abis jalan-jalan terus mampir buat chill sebentar, ngadem sambil minum Iced Americano, tadinya semua terasa Mantap banget…
Nah, yang mau gue omongin selanjutnya ini poin utamanya, dan ini juga alasan kenapa gue harus banget nulis catatan ini hari ini.

Ulubelu Coffee di Lampung menjadi pusat nongkrong autentik yang menawarkan kopi nikmat dengan harga luar biasa murah, mulai dari tiga ribu Rupiah. Jauh dari kesan kafe modern, tempat ini lebih terasa seperti markas komunitas yang selalu ramai oleh anak muda lokal, didukung oleh Wi-Fi kencang. Selain harga miring, keunikannya terletak pada sajian manual brew kreatif dengan sentuhan rasa buah. Namun, pengunjung disarankan untuk teliti saat membeli biji kopinya sebagai oleh-oleh untuk memastikan kualitasnya.

Sebuah MIXUE di Lampung dengan rating Google 4.8 ternyata menyimpan pengalaman tak terduga. Artikel ini menceritakan insiden "zonk" saat memesan Strawberry Sundae takeaway yang hampir disajikan tanpa saus stroberi. Meskipun stafnya responsif, ini menjadi pengingat pentingnya memeriksa pesanan sebelum pergi. Selain itu, ulasan ini juga menyoroti lantai dua yang nyaman untuk nongkrong dan merekomendasikan Kiwi Fruit Tea yang menyegarkan sebagai pilihan yang lebih aman dan terjamin kenikmatannya.

WaHaHa Seafood di Lampung memang juara soal rasa, dengan menu andalan seperti Kepiting Asap super pedas yang sukses bikin ketagihan. Namun, bersiaplah menghadapi tantangan terbesar di balik rating tingginya: pelayanan yang sangat lambat dan seringkali mengecewakan. Artikel ini mengulas bagaimana kelezatan luar biasa di restoran ini harus ditebus dengan kesabaran ekstra, sebuah pertaruhan antara cita rasa istimewa dan pengalaman pelayanan yang kurang memuaskan.

KOPI SHEO di Lampung sedang viral, membuat banyak orang rela antre panjang. Kafe ini terkenal dengan menu andalannya, Brown Sugar Freshmilk Jelly, yang memiliki rasa pekat namun tidak kemanisan, serta Donat Kampung yang padat dan mengenyangkan. Meskipun minumannya sangat populer, tempat ini lebih fokus pada layanan takeaway dan memiliki ruang yang sangat terbatas. Artikel ini juga menyoroti masalah kualitas yang tidak konsisten, menjadikan setiap pesanan seperti sebuah pertaruhan antara kenikmatan dan kekecewaan.