Loading...












Restoran barbeku Brazil baru di Jakarta ini menawarkan pengalaman yang terbelah dua. Menu andalannya, Picanha, dipuji karena sangat juicy dan kaya rasa, menjadi bintang utama yang wajib dicoba bersama roti kejunya yang bikin nagih. Namun, artikel ini juga menyoroti kelemahan seperti varian daging lain yang cenderung kering dan hambar, serta pelayanan yang lambat. Tips utamanya adalah datang saat ada promo dan fokus pada Picanha agar kunjungan terasa lebih sepadan dengan harganya.
Guys, review restoran barbeku Brazil yang baru buka ini bener-bener terbelah dua! Di internet rame banget perdebatannya, ada yang bilang dagingnya kering kayak ngunyah kayu, tapi ada juga yang muji-muji setinggi langit. Gue orangnya nggak percayaan, harus coba sendiri! Jadi, worth it nggak sih buat dicoba? Duduk sini, gue ceritain pelan-pelan.🤨
Jadi, teman-teman, catat ya! ✍️

Menepis anggapan Jakarta Timur kurang tempat *chill*, sebuah *rooftop lounge* di hotel bintang tiga ini hadir sebagai permata tersembunyi. Tempat ini menawarkan suasana santai yang jauh dari hingar bingar, sempurna untuk mengobrol sambil menikmati pemandangan kota dari area terasnya. Keunikan utamanya adalah acara tematik musiman yang tak terduga, seperti malam "Raclette & Mulled Wine", yang memberikan pengalaman unik dan berkesan. Sebuah pilihan menarik bagi yang mencari suasana baru yang nyaman di lokasi tak terduga.

Menepis anggapan Jakarta Timur tak punya tempat hiburan premium, Black Onyx hadir sebagai destinasi nongkrong yang unik. Tempat ini menawarkan konsep dua-dalam-satu yang seru: live music venue dengan suasana asyik di lantai bawah dan deretan ruang KTV privat di lantai atas. Pengunjung bisa memilih untuk bersantai menikmati musik atau seru-seruan berkaraoke bersama teman. Didukung pilihan makanan dan minuman yang lengkap, Black Onyx menjadi pilihan hiburan serba ada yang mengejutkan di kawasannya.

Meskipun menawarkan pemandangan LRT saat matahari terbenam yang sangat fotogenik, artikel ini mengungkap sisi lain dari sebuah rooftop bar di Jakarta Timur. Pengalaman bersantap di sini ternyata mengecewakan, mulai dari makanan hambar dengan porsi kecil, pelayanan yang tidak ramah, hingga suasana yang kurang nyaman akibat musik terlalu kencang dan area indoor yang penuh asap rokok. Tempat ini lebih cocok bagi mereka yang hanya ingin berfoto singkat daripada mencari tempat untuk bersantai dan menikmati hidangan.

Saturday Coffee di Jakarta Timur menawarkan pengalaman yang kontras antara kedua lantainya. Lantai dua menjadi surga bagi para pekerja remote dengan suasana tenang, sejuk ber-AC, dan interior Instagrammable yang nyaman untuk bekerja seharian. Namun, pengunjung perlu waspada dengan area semi-outdoor di lantai bawah yang penuh nyamuk. Selain kopi andalan, Es Kopi Kelapa dan hidangan Jepangnya juga patut dicoba. Kafe ini cocok bagi yang mencari tempat WFC unik, asal langsung menuju lantai atas.