Loading...






Polly Cafe di Sunter menawarkan croissant renyah dengan isian melimpah yang patut dicoba, terutama varian asin seperti Chili Chicken dan Truffle yang menjadi juaranya. Tempat ini memiliki suasana yang nyaman dan cocok untuk bersantai atau bekerja. Namun, perlu diketahui bahwa kafe ini memperbolehkan pengunjung merokok di dalam ruangan, termasuk vape. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi pengunjung yang sensitif atau tidak menyukai asap rokok, sehingga opsi bungkus bawa pulang mungkin lebih ideal untuk menikmati kelezatan croissant-nya.
Guys, persaingan croissant di Jakarta tuh gila banget! Baru nemu satu tempat namanya Polly Cafe di Foodcentrum, Sunter, croissant-nya renyah banget sampe rontok, wangi butternya nampol abis. Awalnya udah mau gue nobatkan jadi yang terbaik, tapi ada satu detail yang bikin gue langsung kaget… 🙄

Penasaran dengan rating tinggi dan antrean panjang Kimukatsu? Restoran ini menawarkan pengalaman katsu yang unik, seperti Beef Katsu yang kualitasnya untung-untungan dan Matcha Katsu berwarna hijau yang menarik perhatian. Namun, di balik keunikannya, artikel ini juga menyoroti masalah utama: tempatnya yang sangat sempit dan selalu ramai. Ini membuat Kimukatsu lebih cocok untuk makan cepat demi mencicipi menunya yang khas, tetapi kurang ideal untuk kumpul santai atau membawa keluarga.

Palmers di Sunter menawarkan surga bagi para pekerja remote dengan suasana nyaman, Wi-Fi kencang, dan colokan di hampir setiap meja. Namun, pengalaman kuliner di sini sangat kontras. Di satu sisi, Roti Mochi dan Soto Mie-nya patut diacungi jempol. Di sisi lain, pengunjung perlu waspada terhadap kualitas makanan utama yang tidak konsisten, seperti insiden sate ayam mentah, serta layanan yang lambat. Kafe ini lebih cocok untuk bekerja sambil menikmati roti daripada untuk makan besar.

Luc Up di Sunter mencuri perhatian dengan desain ‘Gedung Putih’-nya yang sangat estetik, menjadikannya surga bagi pencari spot foto. Namun, di balik tampilannya yang menawan, kualitas makanannya ternyata tidak konsisten—seperti berjudi. Artikel ini menyarankan untuk menikmati suasana dan hiburan seperti live music, serta memesan menu aman seperti Honey Oolong Milk Tea. Tempat ini lebih cocok sebagai ruang sosial untuk nongkrong dan berfoto daripada destinasi kuliner utama yang terjamin kelezatannya.

Jangan remehkan stan popcorn Jolly Time di Mal Artha Gading. Ini bukan sekadar camilan, melainkan sebuah pelarian nostalgia yang membangkitkan kenangan masa kecil. Dengan aroma karamel yang khas dan rasa klasik yang tak pernah salah, tempat ini menawarkan kenyamanan sederhana di tengah hiruk pikuk mal. Sempurna sebagai pengobat lelah setelah berbelanja atau untuk siapa saja yang mencari kebahagiaan simpel tanpa perlu banyak berpikir. Sebuah *comfort food* yang selalu bisa diandalkan untuk menambah asupan dopamin.