Loading...














Siapa sangka sebuah kelab malam di pusat Jakarta justru mencuri perhatian lewat makanannya? Tease Club menawarkan pengalaman party lengkap dengan lineup DJ internasional dan sound system papan atas. Namun, yang membuatnya benar-benar unik adalah sajian camilan lokalnya yang luar biasa, seperti Tempe Mendoan dan Tahu Cabe Garam. Bahkan, pengunjung bisa menikmati semangkuk sup buntut hangat di tengah dentuman musik. Sebuah kombinasi tak terduga antara hiburan malam premium dan kelezatan kuliner tradisional yang mengejutkan.
Jujur ya, dateng ke kelab malam di Jakarta tuh tadinya udah siap mental cuma bakal makan kentang goreng sama minuman abal-abal, eh taunya malah hampir dibikin pusing sama enaknya cemilan di sini… Anjay! Ini masuk akal gak sih? 😂
Minggu lalu gue sama teman-teman dateng ke Tease Club di pusat kota, niat awalnya sih karena lineup DJ mereka yang keren-keren, eh taunya sepanjang waktu malah mikirin makanan.

Pernah membayangkan rasa jamu Tolak Angin menjadi es krim? Sebuah kedai gelato di Jakarta berani mewujudkannya! Tempat ini menjadi viral karena menyajikan rasa-rasa unik yang tak terduga, seperti Tolak Angin Gelato yang segar herbal dan Rujak Aceh Gelato dengan sensasi pedas manis. Dengan interior retro yang nyaman dan cocok untuk berfoto, kedai ini menawarkan pengalaman kuliner unik bagi para pencari rasa baru. Meski porsinya terbilang kecil, kelezatan gelato aneh ini dijamin membuat penasaran dan patut dicoba.

Lucy In The Sky di Senayan Park menawarkan pengalaman rooftop yang campur aduk. Di satu sisi, tempat ini punya pemandangan kota yang memukau, suasana sejuk, dan hidangan Indonesia yang ternyata lezat luar biasa, seperti Nasi Goreng Sei Sapi dan Sop Buntut-nya. Namun, semua kelebihan itu harus dibayar dengan servis yang sangat lambat dan seringkali membuat frustrasi. Sebuah pilihan menarik bagi yang mencari suasana dan rela melatih kesabaran ekstra untuk menikmati makanan dan pemandangan yang sepadan.

Monolog di Plaza Senayan tetap menjadi tempat nongkrong legendaris dengan kopi berkualitas juara yang wajib dicoba, terutama Flat White dan aneka pastry-nya. Namun, artikel ini mengulas bahwa pengalaman menikmati hidangan beratnya justru kurang memuaskan dan tidak sepadan dengan harganya. Suasananya yang bisa menjadi sangat ramai dan beberapa kekurangan lain membuat pengunjung perlu strategi khusus. Kunci untuk menikmati Monolog adalah dengan fokus pada kopi dan camilannya, serta memilih waktu kunjungan yang tepat.

Scarlett's Café menjadi sensasi di Jakarta berkat menu andalannya, Poured Tiramisu, yang disajikan dengan ritual menuang espresso. Meskipun kafe bergaya retro Korea ini sangat Instagrammable, pengunjung harus siap mental menghadapi antrean panjang dan tempat yang sangat sempit. Suasananya bisa menjadi riuh dan kurang nyaman saat jam sibuk. Selain dessert juara, artikel ini juga membahas menu unik lainnya seperti Truffle Capellini, serta memberikan tips jujur agar kunjungan sepadan dengan perjuangannya.