Loading...










Tersembunyi di sebuah gedung tua, restoran ramen "legendaris" ini lebih menawarkan sebuah petualangan ketimbang pengalaman kuliner biasa. Pengunjung harus berani menaiki "lift maut" untuk mencapai lokasinya yang bernuansa retro-apokaliptik. Menu andalannya adalah Goma Tonkotsu Ramen dengan kuah super kental mirip selai kacang yang unik. Dengan porsi jumbo sebagai daya tarik tambahan, tempat ini lebih cocok untuk pencari sensasi rasa yang ekstrem, bukan untuk mereka yang menginginkan semangkuk ramen tradisional yang menenangkan.
Jujur aja, kalau bukan karena dipaksa teman, sumpah gue gak bakal mau masuk ke gedung tua di daerah Selatan ini. Liftnya kecil dan goyang-goyang, rasanya kayak bentar lagi bakal ada adegan film horor... Waktu itu kepala gue penuh tanda tanya: cuma demi semangkuk ramen, segitunya kah? 🤷♀️
Terakhir, buat teman-teman yang mau coba hal-hal aneh, gue kasih poin-poin pentingnya:
🚗 Parkir: Hampir nggak ada tempat parkir, siap-siap aja"dipaksa" pakai valet, sediain uang tunai 20 ribu.
⏰ Waktu: Pas jam makan pasti antre, dan mungkin dibatasin cuma satu jam. Buat yang mau Nongkrong santai sama teman-teman, mending bubar aja deh.
Jadi, siapa sih yang cocok ke sini? Kalau kamu emang suka suasana yang agak bobrok gini, seleranya rasa yang medok, dan suka petualangan aneh, boleh lah dicoba. Tapi kalau kamu cuma mau makan ramen enak yang tradisional dengan tenang, di Jakarta masih banyak banget pilihan yang lebih bagus. Over.

Berlokasi strategis dekat MRT Blok M, THE FULL YOLK menarik perhatian dengan Kopi Latte Osmanthus yang unik dan sandwich ayam mentaiko yang lezat. Tempat ini menawarkan suasana nyaman untuk bersantai sejenak dari hiruk pikuk kota. Namun, artikel ini juga mengulas jujur kelemahan utamanya: sirkulasi udara yang buruk. Asap dari area merokok di lantai atas dapat menyebar ke area bebas rokok di bawah, menjadi pertimbangan penting bagi pengunjung yang sensitif terhadap asap rokok sebelum memutuskan untuk datang.

BRIQ Bistro di Jakarta Selatan populer dengan suasananya yang estetik dan mewah, menjadikannya tempat ideal untuk kumpul santai atau nge-date. Namun, artikel ini menyoroti kualitas rasa makanan yang tidak konsisten. Beberapa hidangan seperti steak dan pasta mendapat pujian tinggi, sementara menu lain dan ukuran porsinya bisa jadi mengecewakan. Restoran ini lebih cocok bagi mereka yang memprioritaskan suasana nyaman dan Instagrammable daripada pengalaman kuliner yang dijamin sempurna dari setiap hidangannya.

Berlokasi di SCBD, CORK&SCREW menawarkan suasana elegan namun tetap santai yang cocok untuk makan siang bisnis maupun nongkrong sepulang kerja. Di tengah deretan wine dan menu barat, restoran ini secara tak terduga menyajikan Soto Betawi yang menjadi primadona dengan kuah kental dan daging empuk. Selain hidangan lokal yang juara ini, Carbonara klasiknya yang super creamy juga menjadi menu andalan yang wajib dicoba untuk pengalaman kuliner yang memadukan cita rasa internasional dan lokal secara unik.

Meskipun ratingnya nyaris sempurna, Shaburi & Kintan menyimpan "jebakan" berupa antrean panjang dan pelayanan yang tak menentu. Namun, kualitas makanan di restoran AYCE ini memang juara. Artikel ini menyoroti kelezatan daging premium seperti Karubi Black Pepper yang juicy, serta menu buffet unik yang tak terduga seperti Carbonara Udon dan Truffle Soup mewah. Sebuah pilihan tepat bagi para pencari daging berkualitas yang rela berkompromi dengan pengalaman pelayanan dan siap menghadapi keramaian untuk mencicipi hidangan istimewanya.