Loading...






Sebuah warung burger sederhana di dekat Universitas Lampung menjadi sensasi kuliner berkat porsinya yang jumbo dan harga super terjangkau. Keunikan utamanya terletak pada patty daging buatan sendiri yang tebal dan juicy, serta keju melimpah yang memberikan rasa premium layaknya restoran bintang lima. Saking populernya di kalangan mahasiswa, pembeli harus rela bersabar menghadapi antrean panjang, membuktikan kualitasnya yang tak main-main meski harganya kaki lima. Tempat ini wajib dicoba bagi para pencari kuliner murah meriah.
Jujur aja, kalau bukan karena lihat antrean mahasiswa yang panjang banget, gue mungkin bakal kelewatan sama warung pinggir jalan yang ngumpet di sebelah Universitas Lampung (Unila) ini. Plang namanya kecil, kelihatannya biasa aja, tapi muka orang-orang yang antre itu kayak nunjukkin tekad "hari ini harus makan ini", langsung bikin gue penasaran!
Gue udah rangkumin tips biar kalian nggak salah langkah, buat teman-teman yang mau coba, buruan simpen ini!

Mencari tempat WFC di Lampung? Tukamu House menawarkan suasana minimalis Jepang yang tenang, menjadikannya surga bagi para pekerja remote berkat colokan listrik melimpah di hampir setiap meja. Sambil fokus bekerja, nikmati menu andalannya seperti kopi signature, chicken rice bowl, dan cheesecake yang lezat. Meskipun begitu, pengunjung perlu bersiap dengan pelayanan yang terkadang lambat dan suhu ruangan yang bisa terasa panas. Kafe ini sangat ideal untuk sesi kerja produktif jika Anda memesan menu yang tepat.

Mencari makan hemat dan otentik di Bandar Lampung? Rumah Makan JILBAB menawarkan konsep prasmanan dengan pilihan lauk masakan rumahan yang melimpah. Dengan harga terjangkau sekitar 40 ribuan, pengunjung bisa puas memilih hidangan, termasuk menu uniknya yaitu Rendang Jengkol. Suasananya yang ramai dan cocok untuk makan siang ini juga disertai tips penting: pengunjung disarankan untuk selalu teliti memeriksa bon pembayaran untuk menghindari potensi kesalahan harga, memastikan pengalaman makan tetap menyenangkan dan sesuai kantong.

Di Lampung, terdapat sebuah kafe unik yang tersembunyi di lantai dua gedung Pegadaian. Tempat ini menawarkan konsep menarik yang menggabungkan budaya ngopi santai dengan edukasi investasi emas, menciptakan suasana yang nyaman dan hidup untuk anak muda. Selain menikmati kopi andalan seperti Van Lenning Latte, pengunjung juga bisa seru-seruan dengan fasilitas karaoke gratis. Dengan harga yang ramah di kantong, kafe ini menjadi pilihan asyik untuk berkumpul bersama teman hingga larut malam.

Jelajahi sebuah warung bakmi legendaris di Bandar Lampung yang menyajikan pengalaman kontras. Di satu sisi, ada Mie Ayam seharga 12 ribu yang luar biasa lezat dengan topping melimpah dan cita rasa otentik. Di sisi lain, pengunjung harus siap mental dengan kondisi tempat yang panas, sumpek, dan kurang bersih. Artikel ini mengulas mengapa kenikmatan semangkuk bakmi ini dianggap sepadan dengan segala kekurangannya, menjadikannya destinasi wajib bagi para petualang kuliner sejati yang tidak rewel.