Loading...






STARK Taproom di SCBD adalah sports bar yang hidup dengan layar raksasa, menjadikannya tempat ideal untuk nonton bareng pertandingan olahraga. Keunggulan utamanya adalah koleksi craft beer lokal yang melimpah, surga bagi para pencinta bir. Namun, pengunjung disarankan untuk tidak membawa mobil karena biaya parkir yang sangat mahal. Kualitas makanan yang tidak konsisten juga menjadi catatan, sehingga lebih baik fokus menikmati bir dan suasana serunya bersama teman-teman setelah jam kerja.
Setiap kali makan di SCBD, nyari parkir tuh kayak perang... Kemarin pas ke STARK Taproom, pas lihat harga valet parking-nya 100 ribu Rupiah, gue beneran hampir putar balik pulang deh! Anjay! Harganya"ngehargain" gue banget ya? 🙄
Intinya sih, kalau ke sini tujuannya harus jelas: datang buat craft beer-nya, itu udah paling bener!
Tapi! Kalau ngomongin makanan, wah itu bener-bener untung-untungan... Teman gue yang pernah ke sini sebelumnya, bisikin gue kalau kualitas makanan di sini tuh naik turun banget, kayak roller coaster. Kali ini kita belajar dari pengalaman, langsung pesan yang aman-aman aja:
Oh iya, sebotol air mineral harganya 60 ribu, emang harga standar SCBD sih, dompet harus siap-siap.
Gue rangkumin versi singkatnya buat teman-teman:
Jadi, tempat ini worth it nggak sih?
Kalau kamu fans berat bola, pencinta craft beer, atau cuma mau cari tempat dengan suasana asyik buat nonton bareng teman-teman, tempat ini jelas pilihan utama di SCBD. Tapi kalau kamu ke sini buat cari makanan enak, mending... cari tempat lain aja deh

Berlokasi di Urban Forest Cipete, El Profesor menawarkan pengalaman unik bersantap steak di tengah suasana hutan kota yang asri. Artikel ini mengulas dua sisi restoran besutan Chef Andrea Paresthu: surga dan nerakanya. Di satu sisi, ada hidangan juara seperti Wagyu Blade yang lumer di mulut dan Mac and Cheese super lezat. Namun, pengunjung juga perlu waspada dengan pelayanan yang tidak konsisten dan harga yang cukup tinggi, yang membuat pengalaman bersantap di sini terasa untung-untungan.

Bukanagara Coffee di SCBD viral sebagai "oase" berkat interiornya yang hijau dan estetis, serasa berada di film Ghibli. Namun, di balik tampilannya yang fotogenik, artikel ini mengungkap realita yang tak seindah ekspektasi. Pengunjung mungkin akan mendapati ruangan yang panas dan pengap, serta kualitas kopi yang tidak konsisten layaknya membuka *blind box*. Beberapa menu seperti manual brew dipuji, namun menu lain bisa terasa encer dan mengecewakan, menjadikannya lebih cocok sebagai spot foto daripada tempat bersantai.

Kintan Buffet di Jakarta menjadi surga bagi pencinta barbekyu All-You-Can-Eat, terutama dengan promo pelajar seharga 99 ribu yang membuatnya wajib coba. Restoran dengan rating 4.9 ini tidak hanya menawarkan daging panggang berkualitas, tetapi juga buffet station lengkap hingga dessert croffle yang lezat. Artikel ini mengulas secara jujur pengalaman makan di sana, lengkap dengan tips menghadapi keramaian dan batas waktu 90 menit agar kunjunganmu tetap maksimal dan menyenangkan.

Biggies BBQ di Blok M menarik perhatian dengan rating Google yang tinggi, namun menyimpan kejutan pada menu andalannya. Kualitas smoked brisket legendarisnya ternyata tidak konsisten, bisa terasa sangat juicy atau justru kering, menjadikannya pengalaman untung-untungan bak membuka "blind box". Namun, jangan khawatir, karena Steak Picanha yang empuk dan Pastrami Burger dengan porsi melimpah menjadi pilihan aman yang sangat direkomendasikan. Tempat ini menawarkan pengalaman unik bagi para pencari barbeku dengan lokasi yang sangat strategis.