Loading...












So Ramen di Solo menjadi perbincangan karena rating Google-nya yang tinggi (4.7) namun akan segera tutup permanen. Artikel ini mengulas pengalaman unik yang campur aduk: dari harga super terjangkau yang jadi favorit mahasiswa, hingga pelayanan yang lambat dan kualitas rasa yang tidak konsisten. Meskipun memiliki banyak kekurangan, tempat ini menyimpan kenangan bagi banyak orang. Ini adalah panduan untuk kunjungan perpisahan sebelum So Ramen benar-benar hilang, lengkap dengan tips agar pengalaman terakhir lebih berkesan dan tidak mengecewakan.
Mumpung masih buka, gue buru-buru bikinin review jujur buat kalian, mungkin ini bakal jadi mangkok So Ramen terakhir gue. 🤷♀️
Meskipun banyak banget minusnya, tapi karena udah mau tutup, tempat ini bisa dibilang jadi kenangan satu generasi anak kuliahan. Kalau kamu mau mampir untuk terakhir kalinya, simpan nih tips biar gak zonk:

A&M Co. di Solo menawarkan pengalaman nongkrong serba ada, mulai dari kafe hingga bar dengan taman outdoor dan live music yang memikat. Tempat ini menjadi viral karena suasananya yang keren dan setiap sudutnya yang fotogenik. Namun, di balik keindahannya, pengunjung perlu bersabar dengan pelayanan yang seringkali membuat emosi dan kualitas makanan yang tidak konsisten. Meski begitu, pastry dan steak-nya sangat direkomendasikan. Ini adalah pilihan tepat bagi yang memprioritaskan suasana dan siap dengan tantangan servisnya.

Meskipun Kakkoii di Solo punya rating Google tinggi, artikel ini mengulas kualitas daging sapinya yang ternyata sangat alot. Namun, kekecewaan itu terbayar dengan harga terjangkau dan lebih dari 140 pilihan menu lain, dari shabu-shabu, sushi, hingga aneka lauk. Suasananya yang super ramai cocok untuk makan kalap bersama teman, meski harus siap dengan suasana padat, penuh asap, dan batas waktu makan 90 menit. Ini adalah tempat yang menonjolkan kuantitas dan keramaian, bukan kualitas daging premium.

Jelajahi "Idola", warung bakmi legendaris di Solo yang selalu penuh sesak oleh warga lokal. Tempat ini menawarkan pengalaman kuliner otentik dengan mie ayam manis khas Solo dan bakso gurih yang harganya hanya 10 ribuan. Sambil bersantap, pengunjung bisa langsung mengambil aneka sate dan gorengan yang tersedia di meja. Namun, ada satu tips unik: bagi pencinta pedas, disarankan membawa sambal sendiri! Ini adalah tempat untuk menikmati cita rasa lokal yang ramai, bukan mencari suasana yang tenang.

Temukan pengalaman sarapan autentik di Solo dalam sebuah rumah Joglo tradisional yang sejuk dan ramai oleh warga lokal. Tempat ini menyajikan Pecel Madiun andalan dengan bumbu kacang gurih yang tidak manis, cocok dipadukan dengan Dawet Ayu segar. Sistem makannya semi-prasmanan, namun waspadai harga lauk pendampingnya. Meskipun makanan utamanya terjangkau, beberapa lauk bisa cukup mahal, jadi ada baiknya bertanya harga sebelum mengambil untuk menghindari kejutan saat membayar.