Loading...








Mengulas kolaborasi viral GODIVA x LABUBU, artikel ini menyoroti es krim soft serve cokelat hazelnut seharga 95 ribu. Meskipun hanya bisa dibawa pulang dan harganya terbilang premium, rasanya dinilai sepadan. Pengunjung dapat menikmati sensasi cokelat pekat yang mewah dengan cone renyah, lengkap dengan bonus sendok LABUBU menggemaskan. Ini adalah pengalaman memanjakan diri yang cocok bagi pencinta cokelat dan kolektor yang tidak keberatan dengan konsep *takeaway*.
Anjay, belakangan ini timeline medsos kalian kebanjiran postingan kolaborasi GODIVA x LABUBU juga gak sih? Sebagai pencinta cokelat sejati + kolektor mainan, mana mungkin gue lewatin! Akhir pekan kemarin gue langsung cabut ke Plaza Indonesia, eh, pas lihat harganya, buset, satu es krim hampir 100k, gue langsung bengong di tempat…
Nih, gue kasih beberapa tips tulus dari hati biar gak zonk/bisa hemat:
Jadi, kalian beli ini karena rasanya atau karena LABUBU-nya? Kasih tahu gue di kolom komentar ya! 👇

Penasaran dengan buffet di Signatures Kempinski? Artikel ini mengulas pengalaman bersantap yang campur aduk. Meskipun hidangan laut seperti king crab sangat mengecewakan karena tidak segar, ada beberapa menu juara yang wajib dicoba, yaitu Bubur Ayam HI yang legendaris dan Pork Knuckle yang renyah. Temukan juga tips penting untuk mendapatkan pengalaman terbaik, termasuk waktu kunjungan yang ideal dan cara memanfaatkan promo kartu kredit BCA Buy 1 Get 1 agar lebih hemat dan sepadan dengan harganya.

Blue Doors, kafe populer asal Bandung, kini membuka cabangnya di Menteng, Jakarta. Mengusung konsep "rumah untuk kopi", tempat ini menawarkan suasana *homey* dan nyaman di dalam sebuah rumah tua yang telah direnovasi. Kafe ini menjadi pilihan ideal untuk WFC di hari kerja. Jangan lewatkan menu andalan seperti Swiss Latte dan Pistachio Croissant yang jadi favorit. Namun, perlu diingat bahwa tempat ini sangat ramai di akhir pekan dan harganya tergolong premium untuk segelas kopi.

Maple & Oak di Menteng adalah tempat brunch viral dengan suasana cozy yang selalu ramai. Namun, di balik popularitasnya, kualitas makanannya ternyata sangat untung-untungan. Beberapa menu utama seperti Big Breakfast dikritik karena terlalu berminyak dan rasanya tidak konsisten. Uniknya, dessert Peach and Berry Cobbler justru menjadi penyelamat dan menu yang paling direkomendasikan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengalaman bersantap di sini terasa seperti berjudi, tidak sepadan dengan harganya yang cukup tinggi.

Temukan permata kuliner tersembunyi di Jakarta Utara! Sebuah restoran Pakistan autentik yang berlokasi di dalam hotel kecil ini berhasil meraih rating sempurna di Google. Dikelola langsung oleh pemilik asal Lahore, tempat ini menyajikan hidangan rumahan yang memanjakan lidah. Jangan lewatkan Chicken Masala dengan kuah kentalnya dan Aloo Paranthas yang empuk. Uniknya, Nasi Goreng di sini juga juara! Suasananya kecil tapi nyaman dengan pelayanan ramah, membuat pengunjung serasa bersantap di rumah teman.