Loading...












Lucky Cat Coffee & Kitchen adalah kafe 24 jam yang viral berkat interior industrial dan pohon ikoniknya yang fotogenik. Namun, di balik popularitasnya, artikel ini mengungkap pengalaman yang campur aduk. Meskipun selalu ramai, kafe ini dikritik karena kualitas kopi dan makanan yang buruk, harga yang mahal, serta suasana yang gerah dan tidak nyaman. Pada akhirnya, tempat ini lebih cocok dianggap sebagai spot foto larut malam daripada destinasi kuliner, terutama saat pilihan lain sudah tutup.
Jam tiga pagi di Jakarta selain dugem bisa ke mana lagi? Gue cari-cari, kayaknya cuma ada minimarket sama Lucky Cat Coffee & Kitchen yang viral di IG ini doang.
Karena penasaran sama pohon ikoniknya dan embel-embel"buka 24 jam", gue bela-belain datang dari Jaksel tengah malam. Hasilnya... Anjay, pengalamannya campur aduk banget, gatel pengen curhat!
Begitu masuk, pohon gede yang nembus dua lantai itu emang fotogenik banget, ditambah dinding semen gaya industrial, asal jepret aja udah kayak foto majalah, vibe-nya dapet banget. Tapi! Begitu lo duduk, semua ilusi itu buyar.

Berlokasi di M Bloc, Suwe Ora Jamu menawarkan pengalaman nongkrong unik dengan interior nostalgia ala rumah nenek yang fotogenik. Tempat ini menyajikan jamu tradisional dalam kemasan modern yang cocok untuk pemula, meski mungkin kurang nendang bagi pecinta jamu sejati. Uniknya, hidangan seperti Mie Godok dan Cireng justru menjadi primadona. Namun, pengunjung perlu bersiap dengan suasana yang agak panas, banyak nyamuk, dan musik kencang yang kurang ideal untuk mengobrol santai atau bekerja.

Fez-Kinara di Kemang menawarkan suasana eksotis ala Maroko dan India yang sangat Instagramable, cocok untuk kencan atau bersantai. Namun, artikel ini mengingatkan bahwa pengalaman kulinernya bisa jadi untung-untungan. Menu andalan seperti Butter Chicken sangat direkomendasikan, tetapi beberapa hidangan lain, porsi yang kecil, dan harga yang cukup tinggi menjadi catatan. Pengunjung juga perlu bersiap dengan pelayanan yang cenderung lambat, menjadikannya tempat yang lebih cocok untuk menikmati suasana daripada mencari santapan cepat dan memuaskan.

STARK Taproom di SCBD adalah sports bar yang hidup dengan layar raksasa, menjadikannya tempat ideal untuk nonton bareng pertandingan olahraga. Keunggulan utamanya adalah koleksi craft beer lokal yang melimpah, surga bagi para pencinta bir. Namun, pengunjung disarankan untuk tidak membawa mobil karena biaya parkir yang sangat mahal. Kualitas makanan yang tidak konsisten juga menjadi catatan, sehingga lebih baik fokus menikmati bir dan suasana serunya bersama teman-teman setelah jam kerja.

Hotel Monopoli di Kemang menawarkan desain retro New York yang sangat fotogenik pada siang hari. Namun, artikel ini mengungkap sisi lainnya: saat malam tiba, rooftop club-nya berubah menjadi sumber kebisingan ekstrem yang menggetarkan seluruh bangunan hingga dini hari. Pengalaman menginap yang kontras ini menjadikannya surga bagi para pencari pesta, tetapi mimpi buruk bagi siapa pun yang menginginkan istirahat tenang. Ini adalah "hotel hiburan" sejati, bukan tempat untuk mencari ketenangan di tengah hiruk pikuk Jakarta.