Loading...








Kedai Tjikini menawarkan pengalaman nostalgia autentik di pusat Jakarta, membawa pengunjung kembali ke era 80-an dengan interior jadul dan alunan musik lawas. Sambil menikmati suasana, cicipi hidangan andalan seperti Lontong Cap Go Meh yang bercita rasa rumahan. Namun, artikel ini juga secara jujur membahas beberapa kekurangan, mulai dari harga yang cukup tinggi, porsi yang kurang memuaskan, hingga area parkir yang terbatas. Ini adalah pilihan menarik untuk merasakan Jakarta tempo doeloe, dengan beberapa catatan penting.
Setiap kali lewat jalan tua Cikini di pusat kota Jakarta ini, rasanya selalu kayak lagi nonton film Indonesia jadul. Hari ini akhirnya gue mampir ke Kedai Tjikini yang udah lama banget masuk wishlist, begitu melangkah masuk, Anjay! Beneran kayak lagi time travel, udaranya tuh penuh sama nuansa zaman dulu.
Terakhir, buat teman-teman yang mau ke sini, gue kasih beberapa tips penting, catat ya!
Secara keseluruhan, demi suasananya yang dapet banget, tempat ini tetap layak dicoba sekali-kali. Cocok buat Nongkrong dan ngobrol bareng teman, sambil ngerasain suasana Jakarta "Tempo Doeloe".

Jangan kaget jika macaron yang disebut-sebut terbaik di Jakarta ternyata hanya sebuah kios kecil di Grand Indonesia. La Maison memikat pelanggan dengan macaron premium yang cantik dan rasa unik. Cicipi rasa andalan seperti Salted Popcorn yang gurih atau tantang lidah dengan rasa Nasi Uduk yang eksentrik. Meskipun harganya cukup tinggi dan tempatnya hanya untuk takeaway, kualitas rasanya yang juara membuat banyak orang rela kembali lagi untuk membeli camilan mewah ini.

Penasaran kenapa orang rela antre berjam-jam di Union? Restoran legendaris ini memang punya Red Velvet Cake yang disebut-sebut sebagai juaranya, dengan tekstur lembut dan rasa yang pas. Namun, di balik dessert-nya yang istimewa, artikel ini mengungkap kualitas *main course* yang tidak konsisten dan harga yang cukup mahal. Dengan adanya batasan waktu makan, tempat ini lebih cocok untuk menikmati kue dan suasana bistro Eropanya daripada untuk nongkrong santai berlama-lama.

Blue Doors, kafe populer asal Bandung, kini membuka cabangnya di Menteng, Jakarta. Mengusung konsep "rumah untuk kopi", tempat ini menawarkan suasana *homey* dan nyaman di dalam sebuah rumah tua yang telah direnovasi. Kafe ini menjadi pilihan ideal untuk WFC di hari kerja. Jangan lewatkan menu andalan seperti Swiss Latte dan Pistachio Croissant yang jadi favorit. Namun, perlu diingat bahwa tempat ini sangat ramai di akhir pekan dan harganya tergolong premium untuk segelas kopi.

Penasaran dengan Koopa! Steak & Pepper Rice yang punya rating nyaris sempurna 4.9 dari ribuan ulasan? Artikel ini mengupas realita yang ternyata jauh dari ekspektasi. Meskipun menawarkan steak dengan harga sangat terjangkau, porsinya dinilai terlalu kecil dengan tekstur yang alot dan mengecewakan. Ditambah pelayanan yang kurang responsif, ulasan ini menyimpulkan bahwa rating tinggi tersebut bisa jadi menyesatkan bagi para pencari steak berkualitas yang sesungguhnya, meski mungkin cocok untuk yang hanya mencari tempat nongkrong murah.