Loading...














Endorphins Cookies sering disebut sebagai salah satu kukis terbaik di Jakarta, bahkan mampu memukau mereka yang terbiasa dengan standar internasional. Keunggulannya terletak pada kukis berukuran besar yang *chewy* dengan sentuhan *sea salt* yang pas, serta varian lava seperti Red Velvet dan Matcha yang lumer di tengah. Meskipun tempatnya lebih fokus pada *takeaway* dan pengiriman, kualitas rasa, harga yang sepadan, dan layanan pengiriman ke seluruh Indonesia menjadikannya pilihan hadiah yang sempurna.
Hasilnya... hmm, ternyata emang seenak itu.
Nih, gue kasih tau dulu ya, jangan harap bisa duduk Chill seharian di sini. Tempatnya ini pada dasarnya bakery yang fokusnya buat takeaway dan delivery. Tokonya nggak besar, cuma kayak titik pengambilan doang. Jadi, buat teman-teman yang mau cari tempat Nongkrong, mending cari tempat lain aja ya.
Bagian ini dicatat baik-baik ya, bisa hemat banyak waktu dan tenaga lo:

BUDDIBOIS di PIK menawarkan pengalaman unik dengan interior bergaya istana pagoda yang tak terduga untuk sebuah kedai burger. Sering disebut sebagai In-N-Out-nya Jakarta, keunggulannya terletak pada patty daging yang renyah di luar dan super juicy. Namun, kenikmatan ini sedikit terganggu oleh roti yang terlalu lembek dan mudah hancur. Dengan harga premium untuk porsi yang tidak terlalu besar, tempat ini cocok bagi yang penasaran dengan burger premium dan suasana berbeda, terutama dengan pelayanan staf yang ramah.

Polly Cafe di Sunter menawarkan croissant renyah dengan isian melimpah yang patut dicoba, terutama varian asin seperti Chili Chicken dan Truffle yang menjadi juaranya. Tempat ini memiliki suasana yang nyaman dan cocok untuk bersantai atau bekerja. Namun, perlu diketahui bahwa kafe ini memperbolehkan pengunjung merokok di dalam ruangan, termasuk vape. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi pengunjung yang sensitif atau tidak menyukai asap rokok, sehingga opsi bungkus bawa pulang mungkin lebih ideal untuk menikmati kelezatan croissant-nya.

Pabbo & Co di Koja, Jakarta Utara, menawarkan pengalaman yang kontras. Tempat ini menjadi favorit anak muda berkat suasananya yang seru, area *open-space* yang luas, dan *live music* di akhir pekan. Harganya yang ramah di kantong juga menjadi daya tarik utama. Namun, pengunjung perlu bersiap dengan kualitas makanan yang kurang memuaskan dan pelayanan yang seringkali mengecewakan. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati suasana dan berkumpul bersama teman daripada untuk berburu kuliner yang lezat.

Mencari spot foto estetik di Gading? Kafe ini memanjakan mata dengan interior layaknya galeri seni: langit-langit tinggi, jendela besar, dan penuh karya seni yang Instagrammable. Namun, di balik keindahannya, artikel ini juga membongkar beberapa kekurangan. Pengunjung perlu bersiap dengan pelayanan yang lambat dan harga yang terbilang mahal, yang mungkin tidak sepadan dengan rasa makanannya. Pada intinya, kafe ini lebih menjual suasana dan pengalaman visual daripada pengalaman kuliner yang memuaskan.