Loading...










Mencari oase ketenangan di tengah hiruk pikuk Canggu? COMO Beach Club menawarkan suasana damai yang langka dengan pemandangan matahari terbenam yang memukau. Namun, artikel ini menyoroti pengalaman kuliner yang untung-untungan. Meskipun beberapa hidangan seperti Pork Ribs-nya juara, menu lain bisa terasa hambar dan cocktail-nya dinilai terlalu ringan. Tempat ini lebih cocok bagi mereka yang memprioritaskan ketenangan dan rela membayar mahal untuk sebuah atmosfer eksklusif, bukan untuk petualangan rasa yang konsisten.
Beach Club di Canggu sekarang persaingannya gila-gilaan, musiknya makin lama makin kenceng, weekend mau cari tempat buat Nongkrong yang tenang tuh udah kayak mimpi. Denger-denger, COMO ini beda banget, kayak oase ketenangan gitu, konsep utamanya itu suasana yang tenang dan damai. Hari ini gue dateng buat buktiin sendiri buat kalian, buat liat apakah duit yang dikeluarin itu worth it atau nggak.
Suasananya Mantap, tapi makanannya gimana? Gue cuma bisa bilang, untung-untungan kayak buka blind box.
Jujur ya, daya tarik utama tempat ini tuh suasananya. Kalau lo mau cari tempat di Canggu buat rebahan, liatin laut, dan bengong tanpa diganggu, ini pilihan paling top. Tapi kalau tujuan lo ke sini buat cari makanan enak dan harga yang sepadan, kemungkinan besar lo bakal kecewa.
Nih, gue kasih beberapa tips dari hati:
Intinya sih, tempat ini jualan suasana dan vibe. Anggap aja lo bayar buat"spa di siang hari" demi ketenangan, bukan sebagai destinasi kuliner, pasti mindset lo bakal lebih enak. Lo bakal dateng ke sini nggak? Yuk, ngobrol di kolom komentar

Pengalaman unik di Sundays Beach Club dimulai dengan menaiki gondola menuruni tebing menuju pantai privat yang menakjubkan. Berbeda dari beach club lainnya, tempat ini menawarkan suasana santai untuk relaksasi, lengkap dengan aktivitas air gratis dan api unggun saat senja. Artikel ini mengulas pengalaman tersebut, namun juga membahas secara jujur biayanya yang tinggi serta tips penting seperti mengecek jadwal pasang surut sebelum berkunjung agar liburan maksimal dan sesuai ekspektasi.

Mamasan Bali, restoran Asia fusion legendaris dari Chef Will Meyrick, membawa pengunjung kembali ke suasana Shanghai tahun 1930-an yang misterius dan fotogenik. Di tengah interiornya yang temaram, hidangan seperti Caramelized Char Siu Pork Hock menjadi bintang utama yang wajib dicoba. Meskipun beberapa menu mendapat ulasan beragam, porsinya yang sangat besar membuat pengalaman bersantap di sini terasa sepadan. Tempat ini ideal untuk kencan romantis atau berkumpul santai bersama teman, namun pastikan untuk melakukan reservasi jauh-jauh hari.

Tersembunyi di Seminyak, Biku menawarkan pengalaman unik di dalam rumah joglo Jawa berusia 150 tahun yang antik dan menenangkan. Kafe ini adalah surga bagi pencinta teh, terkenal dengan set English Afternoon Tea klasiknya yang menyajikan scones lembut dan carrot cake legendaris. Selain hidangan Barat, Nasi Campur otentiknya juga sangat direkomendasikan. Untuk sentuhan berbeda, pengunjung bahkan bisa mencoba sesi ramalan kartu Tarot, menjadikannya sebuah pelarian sempurna dari hiruk pikuk keramaian Bali.

Terletak di atas tebing Uluwatu, Savaya Bali menawarkan pemandangan Samudra Hindia yang menakjubkan dan sangat Instagrammable. Tempat ini bertransformasi dari lokasi berfoto yang indah di siang hari menjadi arena pesta outdoor raksasa dengan DJ internasional di malam hari. Namun, artikel ini menyoroti model "bayar untuk menang" di Savaya. Tanpa memesan meja dengan biaya minimum yang sangat tinggi, pengunjung harus siap berdiri di tengah keramaian, menjadikan pengalaman ini lebih cocok bagi mereka yang memiliki budget besar.