Loading...














Pempek 123, salah satu brand legendaris di Lampung, ternyata menawarkan pengalaman yang campur aduk. Artikel ini mengulas plus minus dari tempat makan terkenal ini. Di satu sisi, saus cuko kentalnya dinilai juara, begitu pula dengan kesegaran kuah tekwan serta rasa ikan pada pempek adaan dan kulit. Namun, di sisi lain, pelayanan yang kurang memuaskan dan harga yang dianggap kurang sepadan menjadi catatan penting. Tempat ini dinilai lebih cocok untuk membeli oleh-oleh daripada makan di tempat.
Sebelum gue ke Lampung, teman Lokal gue tuh udah kayak mau nempelin Pempek 123 di jidat gue saking ngototnya, katanya wajib coba banget. Oke deh, karena namanya udah terkenal, gue langsung cuss ke sana dengan ekspektasi tinggi. Hasilnya... gimana ya, perasaan gue jadi campur aduk. Gue nggak mau muji-muji buta, tapi juga nggak mau ngejelekin doang, jadi di sini gue bakal jelasin semuanya biar kalian paham.😅
Tempatnya sih lumayan gede, parkirannya juga gampang, pokoknya suasananya kayak restoran Indonesia jadul gitu. Pas menunya dateng, gue langsung bingung... kok nggak ada harganya? Yaudah, jadinya pesen ngasal aja deh.

El's Coffee Roastery Lampung memukau dengan arsitektur modern yang megah dan suasana industrial yang fotogenik, menjadikannya "kebanggaan Lampung". Kualitas kopinya diakui profesional dan beberapa menunya, seperti Beef Steak, patut dicoba. Namun, di balik kemegahannya, artikel ini menyoroti masalah utama pada pelayanan yang sangat lambat. Pengunjung disarankan untuk bersiap menunggu lama, terutama saat ramai, dan menghindari beberapa menu yang kurang memuaskan seperti spaghetti dan cocktail agar pengalaman berkunjung tetap menyenangkan.

Di Lampung, terdapat sebuah kafe tersembunyi yang unik karena dikhususkan hanya untuk perempuan. Tempat ini menawarkan suasana nyaman dan asri layaknya oase hijau yang tenang, cocok untuk bersantai. Sorotan utamanya adalah croissant yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik, dengan tekstur renyah dan aroma mentega kuat yang sepadan dengan harganya. Namun, pengunjung diimbau untuk tidak berharap lebih pada pelayanan, karena ulasan menyebutkan staf yang terkadang kurang ramah. Datanglah untuk menikmati kue lezatnya di sore hari kerja.

Nasi Uduk Mang Acin adalah surga kuliner tersembunyi di Lampung yang menjadi spot nongkrong favorit mahasiswa. Meskipun lokasinya di gang sempit, tempat ini selalu ramai berkat nasi uduk porsi jumbo dengan harga yang sangat terjangkau. Buka hingga jam 1 pagi, warung ini menjadi penyelamat di kala lapar tengah malam. Suasana semakin seru dengan adanya live music di akhir pekan, menjadikannya tempat yang ideal untuk makan kenyang dan bersantai bersama teman-teman.

Sebuah kafe bergaya Jepang di Lampung menawarkan suasana oase yang rindang dengan area outdoor luas, serta makanan lezat berharga terjangkau. Namun, di balik rating Google yang tinggi, artikel ini mengungkap sisi lain yang kontras: pelayanan yang sangat mengecewakan dan membuat emosi. Ulasan ini mengupas tuntas pengalaman *love-hate* tersebut, memberikan gambaran jujur dan tips penting bagi siapa pun yang berencana berkunjung agar tidak salah ekspektasi saat datang ke tempat nongkrong yang unik ini.