Loading...






Tersembunyi di kawasan Kemayoran, Warkop BOIS hadir dengan tampilan yang tak biasa. Berbeda dari warkop kebanyakan, tempat ini memiliki fasad modern dan minimalis hasil rancangan studio desain yang membuatnya lebih mirip *concept store*. Desainnya yang *clean* dan kontras dengan lingkungan sekitar menjadikannya spot foto baru yang sangat Instagramable. Meski penampilannya menjanjikan, warkop ini belum resmi dibuka, sehingga kualitas rasa dan pelayanannya masih menjadi kejutan yang patut dinantikan oleh para pengunjung.
Udah sering banget lewat daerah Kemayoran di Jakarta Pusat, tapi nggak pernah kepikiran bakal nemu Warkop yang "nggak biasa" kayak gini di jalan kecil perumahan (Jl. Remaja). 🛵
Pertama kali liat, gue kira ini studio desain atau *concept store* baru, soalnya garis-garis desainnya *clean* dan rapi banget. Dibandingin sama rumah-rumah tua di sekitarnya, bener-bener kontras, Anjay! Beda banget deh sama Warkop yang biasanya kita kenal, yang cenderung keliatan berminyak.
Meskipun namanya Warkop, suasananya ini kayak tempat Nongkrong versi *upgrade* yang disiapin buat kita-kita anak muda! Bisa bayangin nggak sih, nanti di tempat kayak gini, pesen segelas Kopi Susu, terus Chill sama teman-teman dari sore sampai malam, Mantap banget kali ya!
Gue coba cari di internet, di Google Map ratingnya 5.0 sempurna, tapi pas diliat lebih teliti... buset, review-nya cuma 1. 😅 Seberapa akurat rating ini, kita harus tunggu sampai tempatnya buka dan coba sendiri baru tahu. Jadi, jangan langsung asal dateng aja ya, soalnya rasa dan pelayanannya masih jadi misteri nih.
Kalau lo suka arsitektur/desain, atau cuma mau cari latar foto yang beda dari yang lain, boleh banget masukin tempat ini ke *wishlist* lo.
Gue tebak sih, waktu terbaik buat foto bagian luarnya itu sekitar jam 3 atau 4 sore pas cahayanya lagi bagus-bagusnya, terus masuk buat Nongkrong sampai malam, kayaknya pengalamannya bakal paling asik. Nanti kalau udah buka resmi, gue bakal balik lagi buat liat-liat!
Ditunggu nih para pemberani yang mau cobain rasanya duluan, nanti kasih tau di kolom komentar ya gimana! 🤙

Ojju K-Food menarik perhatian dengan atraksi utamanya, Rolling Cheese Chicken, di mana keju mozzarella dilelehkan dan digulung langsung di meja. Meskipun menyajikan pengalaman visual yang seru untuk media sosial, artikel ini mengulas bahwa rasanya tidak seistimewa yang diharapkan. Beberapa kekurangan seperti pelayanan yang inkonsisten, harga yang cukup tinggi, dan banchan (lauk pendamping) yang tidak bisa diisi ulang menjadi catatan penting. Restoran halal ini lebih cocok bagi yang mencari pengalaman kuliner unik daripada cita rasa otentik.

Imperial Shanghai di Plaza Indonesia menawarkan pengalaman makan Chinese food legendaris dengan suasana yang selalu ramai dan hangat. Meskipun terkenal dengan Xiao Long Bao, artikel ini menyarankan untuk melewatinya karena kualitasnya yang dianggap menurun. Justru, menu yang wajib dicoba adalah Lamian Sapi Pedas Sichuan yang kenyal dan kaya rasa, serta hidangan lain berporsi besar. Dengan status Halal dan harga terjangkau, restoran ini menjadi pilihan tepat untuk makan kenyang bersama teman atau keluarga di pusat kota.

CHICHA San Chen, gerai teh dengan klaim 'bintang Michelin', menawarkan pengalaman minum boba premium di Jakarta. Keunikannya adalah teh yang diseduh langsung di tempat, menghasilkan aroma wangi dan rasa otentik yang pekat. Namun, dengan harga mencapai 70 ribu, artikel ini mengulas secara jujur apakah kualitas tersebut sepadan dengan porsi es yang melimpah dan antrean panjang. Ulasan ini cocok bagi pencinta teh yang penasaran apakah boba mewah ini benar-benar layak untuk dicoba.

Penasaran dengan gelato Oma Elly yang viral di Grand Indonesia? Artikel ini mengulas pengalaman antre panjang untuk mencicipi puluhan rasa uniknya, dengan Pistachio sebagai andalan yang wajib dicoba. Di balik rasanya yang dipuji, ulasan ini juga menyoroti beberapa kekurangan seperti porsi yang kecil, tidak adanya tempat duduk, dan tekstur yang cepat meleleh. Deskripsi jujur ini membantu pembaca menimbang apakah hype sepadan dengan pengalaman yang didapat sebelum memutuskan untuk ikut antre berjam-jam.