Loading...














Di tengah hiruk pikuk Mangga Dua Square, sebuah kedai teh tersembunyi di lantai basement menawarkan surga ketenangan. Tempat ini adalah destinasi bagi para pecinta teh sejati untuk menikmati seduhan premium seperti Qingxiang Guanyin dan White Tea Shoumei dalam suasana yang syahdu dan ritualistik. Jauh dari keramaian, kedai ini menjadi oase untuk melambat dan bersantai. Uniknya, mereka juga menyajikan semangkuk mie sapi lezat yang tak terduga, melengkapi pengalaman ngeteh yang otentik dan mendalam.
Setiap kali gue cerita ke teman-teman kalau gue nemu spot ngeteh yang keren banget di lantai basement Mangga Dua Square, semua langsung pasang muka bingung 🤨. Seriusan deh, kalau bukan karena diajakin orang yang udah tahu, siapa juga yang bakal nyangka di tengah ‘sarangnya’ pusat elektronik dan grosir ini, ternyata ada kedai teh yang saking tenangnya sampai bisa dengar detak jantung sendiri.
Dari mal yang berisik, turun ke lantai B1, lewatin beberapa toko, pas lo cium aroma teh yang samar-samar, berarti lo udah di tempat yang benar. Tempatnya nggak besar, tapi begitu masuk, rasanya seluruh dunia jadi melambat. Udaranya penuh sama wangi teh yang segar, dan si bosnya lagi nyeduh teh dengan santai, kayaknya bukan lagi jualan, tapi lebih mirip lagi ngelakuin sebuah ritual. Ini baru namanya Nongkrong beneran, chill banget~
Jujur aja ya, teh tua yang kualitasnya bener-bener premium di sini harganya emang nggak murah. Ini bukan tipe tempat minum teh susu kekinian yang bisa lo pakai buat ngadem sambil scroll HP, tapi tempat yang butuh ketenangan buat dinikmati pelan-pelan. Dompet mungkin bakal protes dikit, tapi buat pecinta teh sejati, investasi ini bener-bener sepadan. Soalnya, teh enak itu susah dicari, kan.

Monogram Bistro di Kelapa Gading menjadi spot viral berkat interiornya yang fotogenik dengan nuansa retro dan speakeasy temaram. Meskipun menu andalan seperti Nasi Iga Bakar Kirana mendapat pujian, artikel ini menyoroti beberapa kekurangan fatal. Kritik utama tertuju pada kebijakan merokok di semua area yang mengganggu kenyamanan, serta pelayanan yang lambat dan porsi makanan yang tidak sepadan dengan harga. Tempat ini lebih cocok untuk berfoto daripada menikmati pengalaman bersantap yang nyaman dan memuaskan.

Pempek Sari Belido di Kelapa Gading menawarkan suasana kafe mewah yang memikat, namun jangan terkecoh dengan promo All You Can Eat 99k-nya. Artikel ini mengungkap kualitas pempek AYCE yang jauh dari harapan, terasa seperti adonan tepung dengan saus cuko yang terlalu manis. Sebaliknya, menu ala carte seperti Lenggang Panggang justru menyajikan cita rasa otentik yang lezat. Jadi, jika mencari suasana nyaman dan pempek enak, lewati promo AYCE dan langsung pesan menu ala carte.

Bagi para pencinta babi, sebuah restoran bertema koboi di Jakarta ini menawarkan pengalaman unik. Dengan suasana western yang kental, tempat ini menyajikan beragam olahan babi yang memanjakan lidah. Sorotan utamanya adalah "Nasi Tawuran", porsi raksasa yang cocok untuk disantap beramai-ramai, serta Nasi Babi Guling yang terkenal dengan kulit renyah dan dagingnya yang juicy. Tempat ini menjadi pilihan seru untuk makan besar bersama teman-teman sambil menikmati hidangan non-halal yang khas.

Tersembunyi di Jakarta Utara, Stella di Napoli menawarkan pengalaman bersantap di *rooftop* dengan suasana intim ala film Italia. Tempat ini menjadi spot ideal untuk menikmati matahari terbenam sambil menyantap pizza *sourdough* yang difermentasi 48 jam, dengan varian unik seperti Quattro Formaggi Pistachio. Meskipun lokasinya menantang, pemandangan kota yang menawan dan hidangan penutup Pistachio Tiramisu yang wajib dicoba membuat tempat ini layak untuk dikunjungi bagi para pencari suasana baru.