Loading...








Berlokasi di Kemang, Switch menawarkan konsep unik "split personality" yang berubah dari kafe kalem di siang hari menjadi bar eksperimental saat malam. Tempat ini menantang pengunjung dengan menu kuliner berani seperti Donut Burger dan koktail inovatif rasa Wasabi Gin. Suasananya remang dan nyaman untuk nongkrong, namun perlu diketahui bahwa area merokok tidak terpisah dan musiknya cukup kencang. Ini adalah destinasi bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner dan minuman yang tidak biasa.
Tempat-tempat di Kemang emang makin kompetitif aja. Siang hari kelihatannya kayak kafe yang kalem, eh malamnya suasananya langsung berubah, jadi bar eksperimental. Namanya juga to the point banget: Switch 🔄.

Le Quartier di Jakarta Selatan menawarkan suasana *fine dining* Prancis yang cantik dan cocok untuk berfoto, namun pengalaman kulinernya bisa jadi untung-untungan. Dengan harga sekitar 850 ribu per orang, kualitas hidangannya tidak konsisten; steak andalannya bisa mengecewakan, sementara pasta dan roti gratisnya justru mendapat pujian tinggi. Restoran ini lebih direkomendasikan bagi mereka yang memprioritaskan suasana dan ambience daripada jaminan rasa makanan yang stabil, di mana hidangan terbaiknya justru bisa datang dari sesuatu yang tak terduga.

Arts Café di Raffles Jakarta menawarkan pengalaman buffet mewah dengan suasana elegan yang sempurna untuk momen spesial. Namun, pengalaman kulinernya seringkali terasa seperti *blind box*. Di satu sisi, ada *seafood bar* segar dan surga *dessert* yang menjadi bintang utamanya. Di sisi lain, kualitas hidangan panasnya sangat tidak konsisten dan bisa mengecewakan, menjadikan santapan di sini sebuah pertaruhan antara kepuasan dan kekecewaan. Artikel ini mengupas tuntas sisi baik dan buruknya agar kunjungan Anda lebih maksimal.

The Edge di Kemang Icon menawarkan pemandangan rooftop spektakuler dengan infinity pool yang menghadap langit Jakarta, menjadikannya spot viral sempurna untuk menikmati sunset. Meski suasananya memukau dan sangat Instagramable, artikel ini mengulas bahwa di balik keindahannya, kualitas makanan yang disajikan terasa biasa saja dan tidak sepadan dengan harganya yang tinggi. Pengalaman pengunjung juga bisa beragam karena pelayanan yang inkonsisten, sehingga disarankan untuk datang demi pemandangan, bukan untuk pengalaman kulinernya.

Temukan kafe bertema putri raja yang setiap sudutnya dipenuhi bunga dan dekorasi cantik, sempurna untuk berfoto. Suasananya yang memukau menjadi daya tarik utama, meski kualitas makanan dan minuman dianggap biasa saja untuk harganya. Namun, beberapa menu seperti Bomboloni berukuran besar dan Nasi Goreng justru mendapat pujian. Dengan budget sekitar 150 ribu per orang, tempat ini lebih menawarkan pengalaman visual yang memanjakan mata daripada sebuah petualangan kuliner yang luar biasa.