Loading...












Tujuhari Coffee di Wijaya adalah surga tersembunyi bagi para digital nomad yang mencari tempat kerja nyaman. Dengan interior industrial yang luas, langit-langit tinggi, dan koneksi internet kencang, kafe ini menawarkan suasana tenang untuk produktivitas. Kunci untuk menikmati kunjungan di sini adalah dengan melewati kopi standar dan langsung memesan menu andalan seperti Peach Coffee yang segar atau Matcha Latte yang pekat. Namun, perlu diingat bahwa pilihan makanan berat sangat terbatas, menjadikannya lebih ideal untuk sesi minum kopi dan ngemil ringan.
Udah waktunya lagi nih pusing mingguan cari tempat WFC (Work From Cafe)... Tempat-tempat bagus di Jakarta Selatan udah hampir gue jelajahi semua. Kali ini gue ikut teman ke Tujuhari Coffee di Wijaya, dan jujur aja, tempatnya nyempil di dalam mal yang agak tua, jadi awalnya gue nggak berharap banyak.
Jadi, kalau ke sini, harus langsung coba menu spesialnya!
Tapi jujur aja, kelebihan dan kekurangan tempat ini sama-sama kelihatan jelas.
Terakhir, buat teman-teman yang mau coba ke sini, gue rangkumin beberapa Tips simpel:

Hotel Monopoli di Kemang menawarkan desain retro New York yang sangat fotogenik pada siang hari. Namun, artikel ini mengungkap sisi lainnya: saat malam tiba, rooftop club-nya berubah menjadi sumber kebisingan ekstrem yang menggetarkan seluruh bangunan hingga dini hari. Pengalaman menginap yang kontras ini menjadikannya surga bagi para pencari pesta, tetapi mimpi buruk bagi siapa pun yang menginginkan istirahat tenang. Ini adalah "hotel hiburan" sejati, bukan tempat untuk mencari ketenangan di tengah hiruk pikuk Jakarta.

Meskipun menawarkan promo *buy one get one*, artikel ini mengulas pengalaman buffet di JW Marriott Jakarta yang ternyata sangat mengecewakan. Kualitas makanan dinilai tidak konsisten, mulai dari steak yang terlalu asin hingga pilihan dessert yang monoton. Suasana yang ramai dan pelayanan yang kurang memuaskan juga menjadi sorotan. Di tengah kekecewaan, pasta aglio olio, salad bar, dan gelato menjadi menu penyelamat yang direkomendasikan. Pengalaman ini dianggap tidak sepadan dengan harga dan reputasi hotel bintang lima.

Penasaran dengan Little Salt Bread di Blok M yang antreannya selalu panjang? Artikel ini mengulas jujur pengalaman mengantre satu jam untuk roti viral tersebut. Varian seperti Truffle Egg dan Cheese memang patut dicoba, namun ada satu kekurangan besar: roti disajikan dingin. Tips utamanya adalah membawa pulang dan memanaskannya kembali untuk rasa maksimal. Menariknya, kopi di sini ternyata menjadi juara tersembunyi yang bisa dibeli tanpa perlu ikut antrean panjang untuk roti.

Penasaran dengan EM Gelato yang viral di Blok M? Kedai mungil serba pink ini menawarkan rasa gelato premium yang otentik, dengan Pistachio sebagai jagoan utamanya. Meski rasanya juara, teksturnya lebih mirip es krim yang cepat meleleh dan porsinya terbilang kecil untuk harganya. Konsepnya yang *grab-and-go* membuat tempat ini kurang cocok untuk nongkrong, jadi siapkan kamera dan pembayaran non-tunai untuk langsung menikmati kelezatan hits ini di luar.