Loading...










Jangan kaget jika macaron yang disebut-sebut terbaik di Jakarta ternyata hanya sebuah kios kecil di Grand Indonesia. La Maison memikat pelanggan dengan macaron premium yang cantik dan rasa unik. Cicipi rasa andalan seperti Salted Popcorn yang gurih atau tantang lidah dengan rasa Nasi Uduk yang eksentrik. Meskipun harganya cukup tinggi dan tempatnya hanya untuk takeaway, kualitas rasanya yang juara membuat banyak orang rela kembali lagi untuk membeli camilan mewah ini.
Tapi pas diliat dari deket, macaron warna-warni yang berkilauan di etalase itu langsung bikin adem. Soal penampilan, emang juara banget deh. Setelah galau lama, akhirnya gue beli beberapa rasa yang katanya dewa banget.
Gue kasih rangkuman dari hati nih buat kalian:

Tersembunyi di lantai empat gedung parkir GBK, The Wolf Espresso menawarkan pemandangan cakrawala SCBD yang menakjubkan, menjadikannya spot foto *sunset* yang sempurna. Namun, artikel ini mengingatkan bahwa pengalaman tersebut harus dibayar dengan ekspektasi yang realistis. Meskipun pemandangannya juara, kualitas kopi yang standar, kebersihan, serta pelayanan yang inkonsisten menjadi catatan penting. Kafe ini lebih cocok untuk bersantai menikmati pemandangan kota daripada mencari pengalaman ngopi yang sesungguhnya.

Penasaran di mana para ekspatriat Jepang di Jakarta berkumpul? Jawabannya ada di izakaya tersembunyi di dalam hotel Artotel ini. Dengan suasana otentik ala Kyoto, interior kayu, dan banyaknya ruang privat, tempat ini menawarkan pengalaman makan yang imersif. Jangan lewatkan hidangan andalan seperti Ishiyaki Meshi yang mendesis dan Tori Karaage yang renyah. Sebuah pilihan tepat untuk merasakan suasana Jepang asli tanpa harus meninggalkan Jakarta, meski perlu menyiapkan bujet lebih untuk pengalaman premium ini.

Union Deli di Grand Indonesia terkenal dengan antrean panjangnya, dan semua itu demi Red Velvet Cake legendarisnya. Kue ini memang juara dengan tekstur lembut dan cream cheese yang pas. Didukung suasana nyaman ala New York, tempat ini sangat cocok untuk bersantai. Namun, jangan terkecoh untuk memesan hidangan utama. Artikel ini menyoroti kualitas makanan berat seperti steak dan pasta yang sangat mengecewakan, sehingga lebih disarankan datang untuk menikmati kue dan kopi saja.

Caspar Jakarta menawarkan pengalaman visual memukau dengan desain mewah karya Bill Bensley dan hidangan dari chef berlatar Michelin. Namun, review ini menyoroti pengalaman yang campur aduk. Di satu sisi, Tarta de Queso-nya disebut sebagai salah satu yang terbaik dan wajib dicoba. Di sisi lain, kualitas menu utama seperti Paella tidak konsisten dan pelayanan yang kurang memuaskan menjadi kelemahan utama. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati suasana bar yang trendi sambil menyantap hidangan penutup istimewa.