Loading...






Artikel ini mengulas pengalaman di balik popularitas Sushi Hiro Semarang yang viral karena interiornya yang mewah dan *Instagrammable*. Meskipun suasananya memukau dan sempurna untuk berfoto, ulasan ini menyoroti berbagai kekurangan yang signifikan. Pengunjung diperingatkan tentang pelayanan yang sangat lambat, kualitas makanan yang tidak konsisten, masalah kebersihan, hingga ketersediaan menu yang sering kosong. Pada intinya, keindahan visual restoran ini ternyata tidak sebanding dengan pengalaman bersantap yang didapatkan, terutama mengingat harganya yang premium.
Oke, teman-teman, resto Jepang yang lagi paling viral di Semarang, Sushi Hiro, rating Google-nya 4.8, setiap postingan yang muncul fotonya keren-keren banget, siapa sih yang nggak tertarik? Gue tuh kejebak masuk gara-gara panel dinding artistik yang berkilauan dan dekorasinya yang kelihatan mewah banget... Tapi, cerita setelah gue duduk, jadi agak Anjay. 🤯
Jadi, sebenernya worth it nggak sih ke sana? Saran dari gue:

Mencari tempat makan keluarga di Semarang yang cantik? Aroem menawarkan interior Peranakan menawan yang cocok untuk berfoto. Restoran ini menjadi incaran karena menyajikan hidangan fusi Indonesia-Tionghoa yang ramah di lidah tua dan muda, dengan menu andalan seperti Beef Wagyu Cube. Namun, di balik keindahannya, pengunjung perlu bersiap menghadapi pelayanan yang sangat lambat, terutama saat akhir pekan. Beberapa menu yang biasa saja dan parkir terbatas juga menjadi catatan penting sebelum berkunjung.

Wizzmie Kedungmundu di Semarang menawarkan pengalaman makan bakmi yang unik dengan kebersihan tingkat tinggi, layaknya sebuah showroom. Interiornya yang terang dan kinclong, lengkap dengan dapur terbuka transparan, membuatnya sangat ideal bagi keluarga dan pencari tempat makan higienis. Namun, perlu diketahui bahwa volume musiknya yang kencang kurang cocok untuk mengobrol santai. Penggunaan sendok plastik sekali pakai juga menjadi catatan kecil di tengah penyajian yang sebenarnya sudah apik, menjadikannya tempat yang lebih pas untuk fokus makan.

Miss Piggy di Semarang adalah destinasi wajib bagi para pencinta hidangan babi, meski harus siap mental menghadapi tempatnya yang selalu ramai, sesak, dan bising. Namun, semua itu seakan termaafkan saat menyantap menu andalannya, Babi Cabe Garam, yang menyajikan perpaduan kulit garing, daging empuk, serta rasa gurih pedas yang meledak di mulut. Sate Babinya yang juicy dengan aroma smoky juga tak kalah menggoda, menjadikan pengalaman kuliner di sini sepadan dengan perjuangannya.

Berlokasi di sebuah gedung antik tahun 1895 di Kota Lama Semarang, Spiegel Bar & Bistro menawarkan suasana bistro Eropa dengan interior Art Deco yang menawan. Tempat ini menjadi pusat nongkrong favorit berkat menu andalannya, seperti pizza tungku dengan keju melimpah dan pasta otentik yang disajikan langsung dari roda keju. Dengan porsi yang besar dan suasana "museum hidup", Spiegel menyajikan perpaduan unik antara sejarah, arsitektur, dan cita rasa kuliner Italia di jantung kota.