Loading...






Sebuah *hidden gem* di Lampung menawarkan suasana menawan dengan arsitektur unik dan pemandangan hijau yang fotogenik, menjadikannya lokasi yang sangat populer. Namun, di balik keindahannya, terdapat beberapa 'jebakan' yang perlu diwaspadai. Pelayanan bisa menjadi sangat lambat saat ramai, dan sinyal seluler yang buruk membuat pembayaran non-tunai hampir mustahil. Pengunjung sangat disarankan membawa uang tunai dan datang sore hari untuk pengalaman terbaik, meski rasa makanannya tergolong standar.
Setiap kali ada teman yang main ke Lampung, dan nanya ke gue selain lihat gajah bisa ke mana lagi, yang pertama kali muncul di kepala gue ya tempat ini.
Udah muji-muji, sekarang waktunya ngeluhin kekurangannya juga dong, kalau nggak, bukan gue namanya, hehe.
Oke, ini bagian pentingnya, kalau mau ke sini dengan nyaman, catat beberapa poin di bawah ini:
Secara keseluruhan, tempat ini punya kelebihan dan kekurangan yang sama-sama jelas. Demi suasananya, gue rela sih datang lagi, tapi lain kali gue pasti bawa uang tunai yang cukup dan bakal lebih sabar nungguin makanan datang. 😂

Meskipun punya rating Google tinggi dan suasana yang membaik, artikel ini mengulas sebuah dilema besar di Point Coffee Lampung. Di satu sisi, tempat ini responsif terhadap masukan pelanggan dengan menambah kursi. Namun, sisi lainnya mengungkap isu keamanan serius: adanya laporan staf pria yang merekam pengunjung wanita secara diam-diam. Ulasan ini menjadi peringatan penting, khususnya bagi para wanita, untuk tidak berkunjung sendirian demi keselamatan pribadi, meski tempatnya terlihat nyaman untuk bersantai.

Mencari makan hemat dan otentik di Bandar Lampung? Rumah Makan JILBAB menawarkan konsep prasmanan dengan pilihan lauk masakan rumahan yang melimpah. Dengan harga terjangkau sekitar 40 ribuan, pengunjung bisa puas memilih hidangan, termasuk menu uniknya yaitu Rendang Jengkol. Suasananya yang ramai dan cocok untuk makan siang ini juga disertai tips penting: pengunjung disarankan untuk selalu teliti memeriksa bon pembayaran untuk menghindari potensi kesalahan harga, memastikan pengalaman makan tetap menyenangkan dan sesuai kantong.

Temukan Randu Resto Lampung, sebuah permata tersembunyi di puncak bukit Bandar Lampung yang menawarkan pemandangan malam kota spektakuler hingga ke lautan. Tempat ini bukan hanya menjual pemandangan; hidangan Indonesia dan seafood yang disajikan juga terkenal lezat. Dengan suasana nyaman yang memiliki area indoor dan outdoor Instagrammable, restoran ini menjadi pilihan tepat untuk makan malam bersama keluarga, kumpul dengan teman, atau menikmati momen romantis sambil memandangi kerlip lampu kota dari ketinggian.

Mencari oleh-oleh autentik dari Lampung? Tenda Biru adalah tempat yang direkomendasikan warga lokal. Warung ini terkenal dengan pempeknya yang memiliki rasa ikan kuat dan tekstur renyah di luar namun lembut di dalam, dengan harga sangat terjangkau sekitar 5 ribuan. Selain itu, Mie Celor-nya juga patut dicoba. Fitur uniknya adalah layanan vakum untuk pembelian dalam jumlah banyak, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang praktis dan tahan lama untuk dibawa pulang ke kota asal.