Loading...














Restoran Amsterdam di Ubud menjadi viral berkat konsep unik "pilih sendiri" untuk menu sarapan dan rating Google yang tinggi. Namun, artikel ini mengupas kenyataan yang tak seindah popularitasnya. Di balik foto-foto menarik, terungkap porsi yang sangat kecil, kualitas makanan yang mengecewakan, dan lokasi bising. Penulis juga menyoroti dugaan praktik menukar ulasan bintang lima dengan kopi gratis sebagai alasan di balik rating tingginya, meskipun hidangan baksonya diakui sangat lezat.
Teman-teman, siapa yang ngerti sih, di Ubud aku dikasih pelajaran sama tempat Brunch yang rating Google-nya 4.7 dan viral banget di Xiaohongshu…🤦♀️
Tempat makan yang namanya Amsterdam ini jadi viral karena konsep"piring sarapan pilihan sendiri", jadi kamu bisa pilih 3 atau 5 lauk kecil, terus kamu susun sendiri di piring. Kedengarannya keren dan kreatif banget, kan? Waktu itu aku juga mikir gitu, jadi langsung semangat pergi ke sana.
Duduk, terus pesan paket yang isinya 5 jenis makanan, sekitar 99 ribu Rupiah. Pas nunggu pesanan, aku lumayan excited, mikir bisa nyobain banyak rasa sekaligus, Mantap!
Secara keseluruhan, harga sama kualitasnya bener-bener parah banget. Udah ngeluarin hampir 100 ribu, eh pas selesai makan dan keluar, masih harus nyari tempat buat makan lagi. Gimana nggak kesel coba?
Kalau kamu beneran penasaran dan pengen banget dateng ke sini, dengerin deh beberapa saranku:
Oke, curhatnya udah selesai. Semoga teman-teman yang main ke Ubud bisa menghindari tempat zonk ini. Tentu aja, kalau kamu cuma pengen foto-foto buat di-upload ke sosmed, anggap aja aku nggak ngomong apa-apa ya!🤷♀️

Meskipun menawarkan suasana pesta Bollywood yang meriah dengan live music di Ubud, restoran India ini menyimpan beberapa catatan penting. Rating Google yang tinggi ternyata didapat dengan menukar ulasan bintang lima untuk es krim gratis. Kualitas makanannya tidak konsisten—Dal Makhni direkomendasikan, namun hidangan lain bisa mengecewakan. Dengan harga yang cukup mahal dan kebersihan yang dipertanyakan, tempat ini lebih cocok untuk menikmati suasana dan minum santai daripada berburu kuliner otentik yang memuaskan.

Meskipun tiket masuknya mahal, artikel ini mengulas mengapa Bali Bird Park sangat layak dikunjungi. Daya tarik utamanya adalah pengalaman imersif di mana pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan ratusan burung eksotis yang terbang bebas di lingkungan tropis yang sangat bersih dan terawat. Suasana harmonis dan kesempatan berfoto dari dekat menjadi nilai lebih. Artikel ini juga memberikan tips berhemat dan waktu kunjungan terbaik, sambil tetap jujur mengenai kekurangan seperti harga minuman yang tinggi di dalam area taman.

Temukan pengalaman kuliner tersembunyi di Sun Sun Warung, Ubud, yang berlokasi di dalam halaman rumah tradisional Bali. Dengan suasana tenang beratmosfer pura dan taman, tempat ini menawarkan hidangan otentik seperti Nasi Campur dan Bebek Bakar yang lezat. Meskipun harus rela antre, harga yang sangat terjangkau, sekitar $12 per orang, menjadikan warung ini pilihan menarik untuk menikmati cita rasa Bali asli dalam suasana yang unik dan bersahaja.

Berlokasi di Ubud, Apéritif Restaurant & Bar menawarkan pengalaman fine dining mewah dengan suasana mansion kolonial tahun 1920-an yang megah. Restoran ini menyajikan "maraton kuliner" yang memadukan teknik Eropa dengan cita rasa Indonesia yang berani. Salah satu menu andalannya yang paling unik adalah Venison Wellington dengan isian saus rendang. Dengan suasana elegan dan hidangan inovatif, tempat ini menjadi pilihan sempurna untuk merayakan momen istimewa seperti hari jadi atau lamaran yang tak terlupakan.