Loading...








Meskipun Penthouse on 19th menawarkan pemandangan kota Medan yang spektakuler dari lantai 19, artikel ini mengupas pengalaman yang kontras. Di balik suasananya yang mewah dan cocok untuk kencan romantis, restoran ini dikritik keras karena pelayanannya yang sangat buruk dan tidak profesional. Kualitas makanan yang tidak konsisten juga menjadi sorotan, membuat pengunjung disarankan untuk datang hanya demi pemandangan dan mengatur ekspektasi mereka agar tidak kecewa dengan pengalaman bersantap yang bisa merusak suasana.
Guys, baru balik dari Medan nih, harus banget langsung bongkar soal restoran rooftop yang lagi hype banget, Penthouse on 19th. Langsung ke intinya aja ya: pemandangannya emang Mantap, tapi pelayanannya juga Anjay parah… Buat yang mau ngedate, mendingan baca ini dulu deh sebelum mutusin mau keluar duit atau nggak.
Kalau kamu ke sini emang niatnya cuma buat liat pemandangan, inget beberapa poin di bawah ini biar pengalamanmu sedikit lebih baik:

Ayam Kremes Prambanan menjadi favorit di Medan berkat ayam gorengnya yang renyah di luar namun empuk di dalam, dengan bumbu meresap sempurna. Disajikan bersama nasi uduk wangi, porsinya yang besar dan harga terjangkau menjadikannya pilihan mantap. Uniknya, meski bernama Prambanan, cita rasanya telah disesuaikan dengan selera lokal Medan, menawarkan pengalaman yang berbeda dari rasa otentik Jawa. Tempat ini sangat populer dan sering ramai, terutama saat jam makan siang dan malam.

Penasaran kenapa antrean Marugame Udon selalu panjang? Artikel ini mengulas apakah rasanya sepadan dengan penantian. Udon yang kenyal dan baru dibuat memang menjadi bintang utamanya, dengan kuah kaldu gurih yang memanjakan lidah. Pengunjung juga bisa memilih aneka tempura renyah dan menikmati ocha isi ulang sepuasnya. Namun, waspadai harga tempura yang cukup mahal dan kualitas menu selain udon yang terkadang kurang memuaskan. Kunci untuk pengalaman terbaik adalah datang di luar jam sibuk untuk menghindari keramaian.

Di Sun Plaza Medan, ada tempat mala tang yang ternyata punya kejutan tak terduga. Bukan kuah mala-nya, melainkan Chicken Collagen Soup-nya yang justru menjadi bintang utama. Kuahnya yang kental dan gurih terasa begitu comforting, apalagi saat dinikmati dengan kulit pangsit goreng gratis yang bisa diambil sepuasnya. Meskipun rasa mala-nya dianggap kurang otentik, sup kolagen yang kaya rasa dan statusnya yang halal membuat tempat ini wajib dicoba bagi pencari kuliner hangat dan unik di Medan.

Martabak Yurich digadang-gadang sebagai martabak nomor satu di Medan, dengan keunggulan pada adonannya yang super lembut dan dapurnya yang sangat higienis. Namun, kualitasnya bisa jadi untung-untungan. Rasa Spekulos menjadi juaranya dan wajib coba, sementara rasa andalan Black Orchis terkadang kurang konsisten isiannya. Meski harganya tergolong premium dan hanya melayani takeaway, artikel ini juga membagikan tips jitu untuk memilih rasa hingga cara unik menyantapnya agar tidak kecewa.