Loading...
















Artikel ini mengulas pengalaman makan di Martabak Hayuda, sebuah restoran Padang legendaris di Jakarta yang viral. Meskipun menyandang nama besar, Martabak Kubang andalannya dinilai kurang istimewa dan tidak sepadan dengan harganya yang tergolong tinggi. Namun, kejutan justru datang dari hidangan lain seperti Soto Padang yang otentik dan Roti Canai kari yang lezat. Ulasan ini cocok bagi Anda yang penasaran apakah reputasi tempat ini sebanding dengan rasa dan harganya.
Setiap kali ada teman dari kampung halaman di Padang datang, pasti mereka ngomongin betapa legendarisnya Martabak Hayuda. Jadi pas lihat cabang di Jakarta yang pakai nama yang sama, DNA gue langsung bergejolak, harus gas! Apalagi ini kan tempat yang udah viral dari dulu dengan 2800+ ulasan di Google, ekspektasi gue langsung tinggi banget.
Suasana tempatnya tuh tipikal warung rumahan Indonesia banget, ada dua lantai, area ber-AC dan area merokok. Dekornya sih biasa aja, nggak ada yang mewah, emang tempat buat makan beneran. Tapi jujur ya, rasanya kondisi kebersihannya udah nggak sebagus dulu 👎, mejanya agak lengket-lengket, yang super bersih mungkin bakal agak keganggu.
Menu utamanya tentu aja Martabak Kubang 😋! Kita pesan yang versi Special tiga telur, harganya 77 ribu Rupiah. Kulit luarnya digoreng sampai kuning keemasan dan renyah, isiannya padat dengan daging cincang dan telur bebek, dicocol pakai saus cuko yang asam manis, gigitan pertama sih lumayan enak. TAPI! Dibandingin sama rasa di warung aslinya di Padang yang luar biasa enaknya, cabang Jakarta ini beneran beda jauh, saus cukonya kurang nendang dan rasanya jadi agak hambar 🤔. Ada teman gue yang malah bilang enakan yang di pinggir jalan, Anjay!
Justru semangkuk Soto Padang 👍 yang bikin gue kaget! Rasa kuah sapinya otentik banget, isiannya juga banyak, dimakan sama nasi putih, badan langsung jadi anget. Ini beneran Mantap! Kita juga coba Roti Canai pakai kari kambing 👍, kulit rotinya renyah tapi kenyal, karinya kental dan kaya rasa, oke banget buat jadi makanan pembuka.
Serius deh, soal rasa kita kesampingin dulu, harga di sini beneran nggak murah. Martabak yang paling biasa aja harganya udah 40 ribuan, yang versi Special kita pesan 77 ribu, dan yang paling mahal versi Super sampai 110 ribu 💸! Ditambah pajak 10%, satu orang bisa habis 100 ribuan lebih, harganya udah hampir nyamain restoran-restoran gede di mal.
Terus soal pelayanan... sabar-sabar aja ya. Waktu itu kita datang pas jam makan, nunggu hampir 40 menit baru makanannya keluar ⏰, pelayannya juga sibuk banget wara-wiri, jadi kita kayak dicuekin gitu.
Buat teman-teman yang mau mampir, ini ada beberapa saran jujur dari gue:

Whiterabit membuka cabang baru di Gatot Subroto, menawarkan pengalaman nongkrong mewah dengan suasana klub internasional yang fotogenik. Keunikan utamanya terletak pada pilihan musiknya yang "liar"—bukan EDM mainstream, melainkan Breakbeat yang lebih segmented. Selain menyajikan makanan yang cocok untuk sharing, tempat ini juga punya promo menarik seperti buy 1 get 1 atau free flow di hari tertentu. Spot ini cocok untuk para pencari suasana party yang berbeda dari biasanya di Jakarta.

Berbeda dari gerai biasa, Pizza Hut Gatot Subroto menawarkan suasana layaknya kafe yang luas dan nyaman, menjadikannya pilihan ideal untuk kumpul bersama rombongan. Artikel ini menyoroti keunggulan ruangannya yang memiliki dua lantai dan banyak sofa empuk. Namun, kualitas makanannya dinilai bervariasi, dengan beberapa menu unggulan seperti pizza keju dan beberapa yang sebaiknya dihindari. Selain itu, dibahas pula keunikan lain seperti fasilitas mushola yang bersih dan inisiatif sosialnya dalam mempekerjakan staf tunarungu.

Kintan Buffet di Jakarta menjadi surga bagi pencinta barbekyu All-You-Can-Eat, terutama dengan promo pelajar seharga 99 ribu yang membuatnya wajib coba. Restoran dengan rating 4.9 ini tidak hanya menawarkan daging panggang berkualitas, tetapi juga buffet station lengkap hingga dessert croffle yang lezat. Artikel ini mengulas secara jujur pengalaman makan di sana, lengkap dengan tips menghadapi keramaian dan batas waktu 90 menit agar kunjunganmu tetap maksimal dan menyenangkan.

Penasaran dengan Fyne Jakarta yang punya rating Google 4.9? Jangan kaget jika suasananya sepi kalau datang terlalu awal di akhir pekan. Kunci untuk menikmati tempat ini adalah datang setelah tengah malam atau saat ada pesta tematik. Meskipun cocktail-nya kurang memuaskan, Fyne menawarkan keunggulan pada pelayanan yang super ramah, suasana nyaman, dan yang paling juara: cemilan lezat yang wajib dicoba. Tempat ini sangat ideal untuk berpesta seru bersama rombongan teman.