Loading...














C's Steak and Seafood di Grand Hyatt Jakarta menawarkan pengalaman yang naik-turun. Di balik suasananya yang klasik dan mewah, tersembunyi kualitas makanan yang tidak konsisten. Meskipun Nasi Goreng Kambing dan Tiramisu-nya dipuji sebagai menu juara, hidangan utama seperti steak justru bisa mengecewakan. Puncak dari ulasan ini bukanlah soal harga, melainkan sebuah insiden kebersihan mengejutkan yang membuat pengalaman makan mewah menjadi antiklimaks. Artikel ini mengupas tuntas apakah restoran ini masih layak dikunjungi di tengah inkonsistensinya.
Tapi, pengalaman malam ini, gimana ya bilangnya, kayak naik roller coaster…🎢
Dengar-dengar restorannya lagi diam-diam transisi ke masakan Italia, tapi beberapa menu andalan yang lama masih ada. Kita pun nyobain menu baru dan lama.
Ok lah, steak-nya gagal, pasta-nya biasa aja, gue masih bisa maklum lah buat restoran yang lagi dalam masa transisi. Tapi apa yang terjadi selanjutnya, bener-bener bikin gue syok sampai nggak bisa ngomong.
Jadi, restoran ini sebenarnya masih layak dikunjungi atau nggak? Gue rangkumin buat kalian ya, Guys:
Intinya, yang dulunya jadi favorit gue, sekarang jadi kayak buka blind box. Semoga manajemennya bisa lebih serius dikit lah, jangan sia-siain suasana dan lokasi yang udah bagus banget ini.

Temukan surga tersembunyi bagi pencinta matcha di Plaza Senayan! Kedai mungil ini menawarkan pengalaman minum teh otentik dengan Ceremonial Grade Matcha berkualitas tinggi dan dorayaki yang lembut. Namun, bersiaplah untuk suasana yang sangat ramai dan intim, sebuah tantangan bagi kaum introvert. Meskipun harganya premium, cita rasa matcha yang kaya dan lembut disebut-sebut sebagai yang terbaik di Jakarta, membuat setiap tegukan terasa sepadan dengan perjuangannya di tempat yang sempit.

Berlokasi di Menteng, GIOI menawarkan pengalaman bersantap di sebuah rumah menawan dengan suasana *homey* yang mewah. Restoran ini terkenal dengan hidangan fusion unik yang wajib dicoba, seperti Salmon Lodeh dan Signature Crispy Duck yang fenomenal. Namun, pengalaman kulinernya bisa jadi *hit-or-miss*, karena beberapa menu standarnya terasa biasa saja. Dengan adanya *live music* dan area bermain anak di akhir pekan, tempat ini cocok untuk berbagai suasana, asalkan Anda memesan menu andalannya untuk pengalaman terbaik.

Blue Doors, kafe populer asal Bandung, kini membuka cabangnya di Menteng, Jakarta. Mengusung konsep "rumah untuk kopi", tempat ini menawarkan suasana *homey* dan nyaman di dalam sebuah rumah tua yang telah direnovasi. Kafe ini menjadi pilihan ideal untuk WFC di hari kerja. Jangan lewatkan menu andalan seperti Swiss Latte dan Pistachio Croissant yang jadi favorit. Namun, perlu diingat bahwa tempat ini sangat ramai di akhir pekan dan harganya tergolong premium untuk segelas kopi.

Tertarik dengan klub malam Arab yang disebut-sebut otentik di Cikini? Sebaiknya baca ulasan ini dulu. Jauh dari kesan eksotis, artikel ini menggambarkan pengalaman yang kacau, kotor, dan tidak sepadan dengan harganya. Sorotan utamanya bukan pada musik atau minuman, melainkan pada suasana yang tidak aman dan berisiko. Tempat ini lebih cocok disebut sebagai uji nyali daripada destinasi hiburan malam, terutama bagi yang mencari suasana santai dan aman.