Loading...












Sebuah restoran baru di Menteng menawarkan oase bergaya pedesaan Jawa di tengah hiruk pikuk Jakarta. Dengan halaman luas dan interior kayu yang fotogenik, tempat ini menjadi lokasi nongkrong yang unik dan menawan. Menu andalannya adalah fusion Indonesia-Barat dengan porsi super besar, jadi jangan kalap memesan! Cicipi Bebek Goreng Crispy dan Tongseng Iga Sapi yang lezat. Meskipun lebih unggul dalam suasana daripada rasa bagi sebagian orang, atmosfernya yang juara membuat tempat ini layak dikunjungi.
Baru aja pulang dari tempat nge-hits baru di Menteng ini, perasaannya agak campur aduk, harus banget nih ngobrol sama kalian, Guys.
Kita bahas makanannya dulu ya. Menunya itu fusion masakan Indonesia dan Western, harganya nggak murah, satu menu mulai dari 135k. Tapi! Ini yang penting nih, porsinya gede banget, jangan pernah pesen makanan sesuai jumlah orang, kalau nggak, beneran bisa bengong di tempat. 😂
Wajib Pesen:
Pesen dengan Hati-hati:
Jujur ya, tempat ini lebih menang di 'suasana'-nya. Ambiance-nya jelas salah satu yang terbaik di antara restoran-restoran Jakarta, dijamin fotogenik banget. Tapi kalau kamu pencari kuliner sejati yang ngejar rasa paling enak, mungkin bakal ngerasa kurang worth it. Terus, kalau lagi ramai, musiknya agak kenceng, jadi buat yang mau ngobrol serius mungkin lebih baik hindari jam-jam sibuk.
Terakhir, buat teman-teman yang mau mampir, ini ada beberapa tips penting:

Mencari tempat nongkrong cantik di Menteng? Kafe ini menawarkan interior mewah bernuansa hutan dan emas yang sangat fotogenik, menjadikannya lokasi ideal untuk berfoto atau kencan. Tempat ini adalah surga bagi para pencinta dessert, dengan Poured Tiramisu dan Spanish Cheesecake yang wajib dicoba. Namun, jangan terlalu berharap pada makanan utamanya yang dinilai biasa saja. Ini adalah pilihan tepat untuk menikmati hidangan penutup dan suasana, tapi mungkin bukan untuk makan berat yang memuaskan.

Two Thrds Coffee di Senayan Sentral I memikat dengan desain bar minimalis dan mesin kopi canggih yang menjanjikan kualitas premium. Namun, artikel ini mengulas kontras yang mengejutkan di baliknya. Beberapa minuman andalan ternyata dibuat dari bubuk premix yang sangat manis dan tidak bisa diubah. Pengalaman ini diperparah oleh pelayanan yang kurang ramah dan sistem ambil pesanan sendiri. Ulasan ini menyoroti kesenjangan besar antara penampilan mewah kafe dengan pengalaman pelanggan yang sebenarnya, meski kualitas biji kopinya diakui baik.

Meskipun terkenal sebagai kafe viral, Common Grounds di FX Sudirman menyimpan kejutan. Tempat ini memanjakan pencinta kopi dengan manual brew profesional dan menu andalan seperti Shakshouka serta pastries yang lezat. Namun, jangan terkecoh untuk bekerja di sini! Kafe ini sengaja tidak menyediakan Wi-Fi dan memiliki sinyal seluler yang buruk. Ditambah pelayanan yang kurang efisien dan batas waktu duduk, tempat ini lebih cocok untuk makan cepat daripada nongkrong santai atau WFC.

Tersembunyi di sebuah gang kecil Benhil, Kopi Mandja menawarkan kejutan di balik tempatnya yang mungil. Dengan interior retro yang dihiasi kaset-kaset jadul, kedai ini menyajikan kopi susu andalan yang creamy dan pas manisnya dengan harga ramah kantong. Meskipun tidak ideal untuk nongkrong lama karena ukurannya yang sangat terbatas, tempat ini menjadi pilihan sempurna bagi para pekerja kantoran untuk menikmati kopi kilat yang berkualitas atau memesannya secara online untuk menyemangati hari.