Loading...










Menemukan LIT BAKEHOUSE serasa berburu harta karun, karena lokasinya yang tersembunyi di tengah riuhnya Pasar Glodok. Artikel ini mengulas pengalaman mencicipi croissant viral mereka. Meski croissant orisinalnya dinilai tak seistimewa klaimnya, varian croissant keju brie dan carrot cake-nya justru menjadi juara yang wajib dicoba. Kafe mungil bergaya industrial ini menawarkan pengalaman unik, namun perlu diingat harganya cukup tinggi, tempatnya terbatas, dan menunya tidak halal.
Anjay, kalau bukan karena ngikutin peta, gue hampir ngira salah jalan, eh malah nyemplung ke dalam pasar paling lokal di Glodok... Bau amis ikan, suara klakson motor, teriakan tawar-menawar, siapa sangka, LIT BAKEHOUSE yang lagi viral banget di internet ternyata ngumpet di tempat ajaib kayak gini?
Di depan pintunya bahkan nggak ada papan nama yang jelas, tapi pas buka pintu, rasanya kayak masuk ke dunia lain. AC-nya dingin banget, dekorasinya gaya industrial yang bersih gitu, kontras banget sama gang di luar yang berantakan. Seketika itu langsung berasa kayak nemu harta karun, pantesan aja disebut 'harta karun tersembunyi'.

Tersembunyi di lokasi tak terduga pinggir tol Jakarta Barat, kedai ini menawarkan kejutan bagi para pencari tempat nongkrong yang tenang. Berbeda dari dessert pada umumnya, gelato di sini memiliki tingkat kemanisan yang pas dan tidak membuat enek. Sorotan utamanya adalah rasa-rasa autentik seperti Rhum Raisin dan Pistachio pekat, serta varian unik edisi terbatas seperti gelato bir Bintang. Suasananya yang nyaman dan kedap suara menjadikannya tempat ideal untuk bekerja atau bersantai jauh dari hiruk pikuk kota.

Berlokasi di Glodok, Pantjoran Tea House menawarkan pengalaman unik di dalam bangunan bersejarah yang terasa seperti kapsul waktu. Pengunjung dapat menikmati ritual teh kungfu otentik dan hidangan khas seperti Kailan 2 Musim. Meskipun suasananya sangat menawan, artikel ini juga mengulas secara jujur mengenai pelayanan yang kurang memuaskan dan harga yang cukup tinggi.

Penasaran dengan Warabimochi Kamakura yang viral? Artikel ini mengupas tuntas dessert asal Jepang tersebut. Sorotan utamanya adalah warabimochi klasik dengan tekstur unik seperti jeli yang lumer di mulut, disajikan dengan bubuk kedelai dan sirup gula aren. Meskipun menawarkan sensasi rasa yang kaya, ulasan ini juga mengingatkan bahwa kualitasnya mungkin tidak setara dengan toko aslinya di Jepang. Pengunjung disarankan untuk mengelola ekspektasi agar dapat menikmati pengalaman kuliner unik ini secara maksimal.

FountainHead Cafe di Jakarta Barat memikat dengan arsitektur kolonial Prancis yang cantik dan setiap sudutnya yang Instagramable, menjadikannya viral di media sosial. Namun, di balik visualnya yang menawan, artikel ini mengungkap realita yang berbeda: waktu tunggu makanan yang sangat lama, kualitas makanan utama dan kopi yang mengecewakan, serta suasana yang sangat bising. Meskipun croffle-nya disebut sebagai penyelamat, kafe ini lebih direkomendasikan sebagai studio foto daripada destinasi untuk menikmati kuliner dan bersantai dengan nyaman.