Loading...








Semarang tak hanya soal Lumpia, ada oleh-oleh juara yang wajib dicoba: Tahu Bakso. Artikel ini mengulas sebuah toko legendaris yang menyajikan tahu bakso terenak dengan kulit renyah dan isian daging sapi juicy. Selain varian original dan pedas, keunikannya terletak pada pilihan kemasan. Pengunjung bisa memilih versi rebus, goreng, atau vakum yang praktis untuk perjalanan jauh. Dengan harga terjangkau, ini adalah buah tangan sempurna sebelum meninggalkan kota.
Setiap kali mau ninggalin sebuah kota, yang paling bikin pusing itu beli Oleh-oleh. Beli produk khas takutnya zonk, beli yang franchise gitu udah gak ada spesialnya lagi. Tapi di Semarang, masalah ini sama sekali gak ada. Teman lokal gue langsung aja ngajak ke toko ini, sambil bilang: "Percaya deh sama gue, beli ini buat dibawa pulang, gak akan ada yang gak suka!"
1. Pilih oleh-olehnya gimana? Tergantung jarak perjalananmu!
Mereka punya tiga jenis kemasan:
2. Waktu dan Lokasi Terbaik buat Borong
3. Cara Makan Lain yang Tersembunyi

Mencari tempat WFC atau bersantai dengan pemandangan memukau di Semarang? Ideologist Coffee And Social Space di puncak Gombel adalah jawabannya. Kafe ini menjual pemandangan kota yang spektakuler sebagai daya tarik utamanya, terutama saat matahari terbenam. Didukung WiFi kencang dan banyak colokan, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk bekerja. Meskipun rasa makanan dan minumannya dianggap standar, suasana yang nyaman dan pemandangan tak ternilai membuat kafe ini sangat layak untuk dikunjungi.

Jelajahi Nasi Ayam viral di Semarang yang terkenal dengan antreannya yang mengular dan suasana warung tenda yang panas serta sesak. Meskipun begitu, tempat ini menyajikan semangkuk nasi ayam autentik dengan siraman kuah santan gurih-manis yang kaya rasa, ditemani aneka sate. Porsinya memang kecil, namun artikel ini mengulas apakah kelezatan legendarisnya sepadan dengan pengalaman bersantap yang sangat lokal dan menantang, memberikan tips praktis bagi calon pengunjung yang penasaran untuk mencobanya.

Sebuah warung bakmi di Semarang menjadi viral karena harganya yang sangat terjangkau, mulai dari 15 ribuan saja. Namun, pengunjung harus rela antre hingga satu jam di tempat yang ramai dan panas. Perjuangan ini sepadan dengan sajian mie kenyal berporsi besar, lengkap dengan topping ayam cincang gurih yang melimpah. Meskipun suasananya sederhana dan tidak nyaman untuk bersantai, kelezatan bakmi ini membuat banyak orang rela kembali lagi untuk merasakan sensasinya.

Berlokasi di sebuah gedung antik tahun 1895 di Kota Lama Semarang, Spiegel Bar & Bistro menawarkan suasana bistro Eropa dengan interior Art Deco yang menawan. Tempat ini menjadi pusat nongkrong favorit berkat menu andalannya, seperti pizza tungku dengan keju melimpah dan pasta otentik yang disajikan langsung dari roda keju. Dengan porsi yang besar dan suasana "museum hidup", Spiegel menyajikan perpaduan unik antara sejarah, arsitektur, dan cita rasa kuliner Italia di jantung kota.