Loading...






Canting Londo Kitchen di Solo memikat dengan bangunan kolonial megah dan interior fotogenik yang juara untuk nongkrong. Namun, di balik suasananya yang memukau, artikel ini mengungkap kualitas makanan yang sangat tidak konsisten dan sering kali mengecewakan, terutama hidangan Barat seperti pasta. Dengan harga yang tidak murah, pengalaman bersantap di sini terasa seperti untung-untungan. Artikel ini juga membongkar kemungkinan "rahasia" di balik rating tingginya yang wajib diketahui sebelum berkunjung agar tidak kecewa.
Kali ini akhirnya gue niatin buat nyobain, mikirnya tempatnya kan udah Mantap banget, masa iya rasanya ancur? Ternyata... Anjay, gue terlalu naif. 🤦♀️
Oke, kita bahas bagusnya dulu. Suasana di sini tuh juara banget, level dewa. Begitu masuk, rasanya kayak time travel, dinding yang udah kelihatan tua, barang antik Jawa yang retro, dicampur sama desain modern, setiap sudutnya seakan-akan bilang "foto aku dong". Halaman, indoor, outdoor, beda area beda juga suasananya. Cuma buat cari spot buat Nongkrong sambil foto-foto aja bisa habis setengah hari.
Jadi, worth it nggak sih ke sini? Gue kasih rangkuman simpelnya ya:
Yang dateng cuma buat foto-foto, anak arsitektur/desain, atau yang cuma pengen cari tempat cakep buat Chill, dateng aja! Tempat ini dijamin fotogenik banget, suasananya dapet abis.

Jelajahi soto legendaris di Solo yang telah menjadi favorit warga lokal selama tiga generasi. Tempat ini menawarkan pengalaman otentik dengan suasana hiruk pikuk dan penyajian soto unik di atas piring, atau "Sopir". Dengan harga sangat terjangkau dan pelayanan secepat kilat, tempat ini cocok untuk sarapan. Namun, perlu diingat bahwa kualitas rasa kuahnya disebut tidak konsisten, bisa terasa hambar atau terlalu asin. Ini adalah destinasi untuk merasakan kuliner rakyat, bukan untuk bersantai.

Alamama Resto di Solo menarik perhatian dengan rating tinggi dan suasana retro yang hangat, cocok untuk kumpul bareng teman. Restoran ini memanjakan pengunjung dengan porsi jumbo yang memuaskan, terutama untuk menu andalan seperti sup jamur dan bakso Swedia yang lezat. Namun, artikel ini juga mengingatkan agar berhati-hati saat memesan menu ayam yang kualitasnya tidak konsisten dan bisa mengecewakan. Pelayanan yang lambat saat jam sibuk juga menjadi catatan penting sebelum berkunjung ke tempat viral ini.

So Ramen di Solo menjadi perbincangan karena rating Google-nya yang tinggi (4.7) namun akan segera tutup permanen. Artikel ini mengulas pengalaman unik yang campur aduk: dari harga super terjangkau yang jadi favorit mahasiswa, hingga pelayanan yang lambat dan kualitas rasa yang tidak konsisten. Meskipun memiliki banyak kekurangan, tempat ini menyimpan kenangan bagi banyak orang. Ini adalah panduan untuk kunjungan perpisahan sebelum So Ramen benar-benar hilang, lengkap dengan tips agar pengalaman terakhir lebih berkesan dan tidak mengecewakan.

Mencari tempat makan ramah anak di Solo? Papa Ron's Pizza menawarkan solusi unik: sesi membuat pizza sendiri untuk si kecil! Sambil anak-anak sibuk berkreasi dengan adonan dan topping, para orang tua bisa bersantai dengan tenang. Bukan hanya sekadar tempat bermain, pizza yang disajikan pun terkenal lezat dengan beragam pilihan topping. Suasananya yang nyaman dan Instagrammable menjadikan restoran ini pilihan tepat untuk kumpul keluarga atau merayakan ulang tahun anak, memastikan semua orang pulang dengan senang.