Loading...










Tersembunyi di lantai empat gedung parkir GBK, The Wolf Espresso menawarkan pemandangan cakrawala SCBD yang menakjubkan, menjadikannya spot foto *sunset* yang sempurna. Namun, artikel ini mengingatkan bahwa pengalaman tersebut harus dibayar dengan ekspektasi yang realistis. Meskipun pemandangannya juara, kualitas kopi yang standar, kebersihan, serta pelayanan yang inkonsisten menjadi catatan penting. Kafe ini lebih cocok untuk bersantai menikmati pemandangan kota daripada mencari pengalaman ngopi yang sesungguhnya.
Intinya sih, tempat ini lebih kayak 'spot foto pemandangan' daripada sebuah 'kafe'. Kalau datang buat foto-foto pemandangan malam yang keren dan buat chill, ini *worth it* banget. Tapi kalau kamu datang karena ngincer nama besarnya sebagai 'kopi terkenal dari Australia', kamu mungkin bakal sedikit kecewa ya. 🤷♀️

La Vue di rooftop The Hermitage menawarkan salah satu pemandangan sunset 360 derajat paling memukau di Jakarta. Tempat ini menjadi pilihan ideal untuk menikmati suasana kota dari ketinggian, terutama sambil mencoba koktail unik seperti Sangria Sambal Matah. Namun, perlu diingat bahwa daya tarik utamanya adalah pemandangan, karena harga yang premium mungkin tidak sebanding dengan kualitas dan porsi makanan yang disajikan. Tempat ini lebih cocok untuk bersantai menikmati minuman daripada mencari pengalaman kuliner yang istimewa.

Dikenal sebagai tempat yang pernah dikunjungi J-Hope BTS, Plataran Menteng menawarkan lebih dari sekadar status viral. Restoran ini berlokasi di sebuah bangunan kolonial megah dengan interior mewah bergaya "old money" Peranakan yang sangat Instagrammable. Pengunjung dapat mencicipi hidangan Indonesia premium seperti Ayam Dharmawangsa yang segar. Meski harganya terbilang tinggi dan reservasi wajib, suasana klasiknya yang megah menjadikan tempat ini pilihan ideal untuk merayakan momen spesial atau sekadar menikmati kemewahan arsitekturnya.

Kafe di Cikini ini adalah surga bagi para pencari nostalgia dengan dekorasi mainan 80-90an dan menu kreatif seperti Putu Latte serta Brisket Tongseng. Suasananya yang tenang di siang hari sangat cocok untuk bekerja atau bersantai. Namun, pengunjung perlu waspada: lewat pukul 5:30 sore, seluruh area, termasuk indoor, berubah menjadi smoking area. Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan pelayanan yang ramah, namun dengan catatan penting bagi non-perokok yang ingin berkunjung di malam hari.

Cosmo Pony, bar ternama di Grand Hyatt hasil kolaborasi Union Group dan Jigger & Pony, menawarkan suasana mewah yang nyaman dan bebas asap rokok. Meskipun masuk dalam daftar bar terbaik Asia, artikel ini mengulas pengalaman yang campur aduk. Sorotan utamanya adalah kualitas koktail yang dianggap kurang sepadan dengan harganya yang tinggi, cenderung encer dan kurang berkarakter. Ditambah pelayanan yang inkonsisten, bar ini lebih cocok bagi yang mencari suasana daripada penikmat koktail sejati.