Loading...








Pancious di Palembang menawarkan tempat yang sangat *instagrammable* dan cocok untuk nongkrong, namun kualitas makanannya ternyata tidak konsisten. Meskipun menu andalannya seperti *waffle* dan *pancake* disebut sebagai juaranya, beberapa hidangan utama justru mengecewakan. Pengalaman kurang menyenangkan seperti sayuran yang terasa "bau kulkas" dan ikan yang amis menjadi sorotan utama. Artikel ini menyarankan pengunjung untuk lebih fokus pada hidangan penutupnya agar tidak kecewa dan mendapatkan pengalaman terbaik di restoran ini.
Kita mulai dari yang bagus dulu ya, biar kalian nggak ngira gue dateng cuma buat ngomel.
👍 Rekomendasi banget:
👎 Hati-hati kalau pesan ini:
Jujur ya, menurut gue resto ini "kualitasnya nggak konsisten". Dessert dan menu andalannya emang jagoan, tapi main course lainnya itu kayak untung-untungan, kadang enak, kadang nggak.
Terakhir, beberapa tips buat teman-teman yang mau ke sini:

Fore Coffee menawarkan pengalaman yang serba kontras bagi pengunjungnya. Di satu sisi, artikel ini memuji cita rasa kopi andalannya, Butterscotch Sea Salt Latte, yang dianggap sangat nikmat dan sepadan. Namun di sisi lain, ulasan ini menyoroti pengalaman yang kurang menyenangkan, mulai dari suasana gerai yang sangat ramai dan berisik hingga pelayanan yang dianggap tidak jujur. Keluhan utama berpusat pada staf yang diduga menghindari promo dan adanya biaya tambahan yang tidak diinformasikan sebelumnya.

Di Palembang, ada sebuah warung sate Padang kaki lima legendaris yang rasanya tidak berubah selama puluhan tahun. Meskipun tempatnya sangat sederhana dan porsi dagingnya minimalis, kelezatannya tidak tertandingi. Kunci utamanya ada pada saus kental yang gurih pedas, membalut sate daging empuk dengan sempurna. Dengan harga terjangkau sekitar 20 ribuan, tempat ini cepat ludes setiap malam. Ini adalah kuliner autentik yang wajib dicoba, lebih baik dibungkus untuk dinikmati dengan santai.

Mie Celor Poligon menawarkan pengalaman kuliner legendaris di Palembang, namun jangan harapkan tempat yang mewah. Berlokasi di sebuah warung pinggir jalan yang sederhana, keistimewaannya justru terletak pada hidangan Mie Celor itu sendiri. Kuahnya yang kental dan creamy, perpaduan sempurna rasa gurih udang dan santan, membalut setiap helai mie tebalnya. Meskipun tempatnya bersahaja, kelezatan otentik mie dan hidangan lain seperti Tekwan membuat tempat ini wajib dikunjungi bagi para pencari rasa asli.

Meskipun suasananya sangat panas dan penuh sesak, sebuah warung di Palembang ini tak pernah sepi pembeli. Tempat ini menjadi viral karena menyajikan Model Telur seharga 7 ribuan yang unik, yaitu pempek berisi telur rebus utuh. Kuahnya yang kaya rasa ikan menjadi daya tarik utama, meski beberapa orang mungkin perlu menambahkan kecap manis. Walau tidak nyaman untuk nongkrong, kelezatan otentik dan harga murah menjadikannya tempat legendaris yang penuh kenangan bagi warga lokal sejak masa SMA.