Loading...






Bolu Toba digadang-gadang sebagai oleh-oleh wajib dari Medan, terkenal dengan teksturnya yang sangat lembut dan topping melimpah tanpa rasa yang berlebihan. Varian andalannya seperti Keju Cokelat dan Bolu Gulung Klasik menjadi favorit. Namun, artikel ini juga memberikan pandangan seimbang, menyoroti harganya yang dianggap sebagian orang kurang sepadan dan layanan pelanggan yang terkadang lambat. Secara keseluruhan, Bolu Toba adalah pilihan oleh-oleh yang solid dan aman, meski mungkin bukan pengalaman kuliner paling istimewa.
Oke, karena udah pada heboh, gue harus samperin sendiri. Ini beneran seenak itu, atau cuma satu lagi "produk khas" yang harganya selangit karena diviralin turis?
Jadi, ini *worth it* dicoba atau nggak? Dengerin gue:
Secara keseluruhan, sebagai oleh-oleh, Bolu Toba ini jelas juara kelas. Tapi kalau kamu pecinta dessert yang sengaja datang buat cari rasa paling puncak, mungkin ekspektasinya bisa diatur sedikit. Habis Nongkrong terus sekalian mampir bawa pulang sekotak, itu sih Chill banget! 😉

Meskipun pelayanannya kadang kurang ramah, restoran ayam goreng di Medan ini sayang untuk dilewatkan. Kelezatan ayam gorengnya yang super renyah dan juicy menjadi daya tarik utama, bersama dengan pilihan ayam bakar dan grill yang tak kalah nikmat. Tempat ini menawarkan lebih dari sekadar makanan; ada area ber-AC yang tenang di lantai dua untuk bersantai atau bekerja. Nikmati juga berbagai keuntungan seperti minuman isi ulang gratis, WiFi kencang, dan parkir gratis yang membuat kunjungan semakin menyenangkan.

RM. Kembang Rasa di Medan menawarkan tempat yang sangat luas dan estetik, menjadikannya surga bagi para pencari spot foto Instagramable. Suasananya yang nyaman sangat cocok untuk nongkrong santai. Namun, di balik keindahannya, pengunjung perlu bersabar ekstra karena pelayanannya yang sangat lambat dan porsi makanannya yang terbilang kecil. Kualitas rasa makanannya pun tidak konsisten, sehingga tempat ini lebih direkomendasikan untuk bersantai dan berfoto daripada untuk pengalaman kuliner yang memuaskan, terutama saat sedang lapar.

Ayam Kremes Prambanan menjadi favorit di Medan berkat ayam gorengnya yang renyah di luar namun empuk di dalam, dengan bumbu meresap sempurna. Disajikan bersama nasi uduk wangi, porsinya yang besar dan harga terjangkau menjadikannya pilihan mantap. Uniknya, meski bernama Prambanan, cita rasanya telah disesuaikan dengan selera lokal Medan, menawarkan pengalaman yang berbeda dari rasa otentik Jawa. Tempat ini sangat populer dan sering ramai, terutama saat jam makan siang dan malam.

Meskipun viral di Medan dengan rating Google tinggi, Nasi Gerilya menawarkan pengalaman yang kontras. Artikel ini menyoroti cita rasa masakan Padang yang juara, seperti Gulai Kepala Ikan yang lezat, namun diimbangi dengan masalah serius. Pengunjung menemukan nasi setengah matang, kebersihan yang buruk hingga ada bekas lipstik di gelas, serta pelayanan yang lambat. Ulasan ini menyarankan solusi terbaik adalah memesan untuk dibawa pulang agar bisa menikmati kelezatan lauknya tanpa harus kecewa dengan pengalaman makan di tempat.