Loading...










Artikel ini mengulas pengalaman makan di Nelayan, sebuah restoran legendaris di Medan yang ternyata tidak sesuai ekspektasi. Alih-alih bernostalgia, pengunjung justru dihadapkan pada suasana yang ramai dan pengap, pelayanan yang agresif, serta kualitas makanan yang mengecewakan dengan harga mahal. Di antara berbagai hidangan yang kurang memuaskan, seperti dimsum berminyak dan pancake durian beku, justru nasi goreng seafood yang sederhana menjadi satu-satunya hidangan penyelamat. Pengalaman ini mempertanyakan apakah reputasi legendarisnya masih relevan saat ini.
Baru aja selesai jalan-jalan di Sun Plaza Medan, niatnya mau cari tempat makan yang enak, eh, malah nyasar masuk ke Nelayan… Anjay, gimana ya ngomongnya, pengalamannya tuh susah dijelasin.
Kalau kamu tetep maksa mau ngerasain "sensasi nostalgia" ini, dengerin saran gue deh:

Martabak Yurich digadang-gadang sebagai martabak nomor satu di Medan, dengan keunggulan pada adonannya yang super lembut dan dapurnya yang sangat higienis. Namun, kualitasnya bisa jadi untung-untungan. Rasa Spekulos menjadi juaranya dan wajib coba, sementara rasa andalan Black Orchis terkadang kurang konsisten isiannya. Meski harganya tergolong premium dan hanya melayani takeaway, artikel ini juga membagikan tips jitu untuk memilih rasa hingga cara unik menyantapnya agar tidak kecewa.

Orizuru Ramen di Medan menjadi viral sebagai pilihan ramen halal dengan porsi super jumbo yang mengenyangkan. Meskipun porsinya yang besar dianggap sepadan dengan harga, pengalaman bersantap di sini ternyata campur aduk. Pengunjung perlu bersiap dengan beberapa kekurangan, seperti kebersihan yang kurang terjaga dan pelayanan yang tidak konsisten. Rasanya pun dinilai kurang otentik, sehingga mungkin kurang cocok bagi para pencari cita rasa ramen asli Jepang yang juga mengutamakan kenyamanan saat makan.

Sebuah kedai di Medan menyajikan babi panggang dengan rasa yang bikin emosi. Menu andalannya, Nasi Samcan Guling Komplit, menawarkan kulit super renyah dan daging berlimpah. Keunikannya terletak pada sentuhan bumbu andaliman yang memberikan cita rasa lokal tak terlupakan pada hidangan khas Bali ini. Meskipun pelayanan dan kenyamanan tempatnya sering dikeluhkan, kenikmatan hidangannya yang luar biasa dengan harga terjangkau membuat banyak orang rela untuk kembali lagi dan mengabaikan segala kekurangannya.

Jawara di Medan menawarkan pengalaman yang sangat kontradiktif, layaknya surga dan neraka. Tempat ini memukau dengan interior megah bergaya rumah bangsawan retro yang sangat fotogenik. Beberapa produknya, seperti brownies dan roti keju cranberry, menjadi favorit banyak orang. Namun, pengunjung perlu bersiap menghadapi pelayanan yang kurang ramah, antrean panjang, dan potensi kesalahan harga di kasir. Tempat ini adalah perpaduan antara keindahan visual dengan pelayanan yang menantang kesabaran, sehingga perlu pertimbangan sebelum berkunjung.