Loading...




Gerai Share Tea di Pondok Indah Mall ini menawarkan pengalaman yang unik sekaligus membingungkan. Meskipun pelayanannya terkesan seadanya dan pengunjung hanya bisa memesan minuman ukuran besar, seri Cocoa Rocksalt Cheese-nya menjadi penyelamat. Menu ini wajib dicoba, terutama karena lapisan cheese foam tebal dengan perpaduan rasa gurih-manis yang juara. Tempat ini lebih cocok untuk pelepas dahaga cepat saat lelah berbelanja, bukan untuk tempat nongkrong santai karena tempat duduk yang sangat terbatas.
Jalan-jalan di Pondok Indah Mall sampai kaki mau copot, beneran cuma pengen cari tempat minum yang dingin buat nyambung nyawa. Liat ada Share Tea ini, mikirnya merek lama harusnya nggak bakal zonk, kan? Eh, pas pesan malah dibikin bingung... Anjay!
Mas-masnya dengan muka datar bilang ke gue, cuma ada ukuran besar ya. Gue tunjuk tumpukan gelas ukuran sedang di sebelahnya, dia cuma geleng-geleng kepala... Gue beneran nggak ngerti deh sama kelakuannya 🤷♀️.

Di sudut supermarket GrandLucky SCBD, terdapat 'harta karun' tersembunyi bernama Maison Pierre Bakery. Toko roti Prancis ini menyajikan aneka pastry otentik dengan porsi jumbo, terutama croissant-nya yang renyah dan wangi butter. Meskipun konsepnya hanya untuk takeaway, tempat ini menjadi incaran para pemburu kuliner berkat kualitasnya yang premium dan adanya diskon 50% untuk produk tertentu setiap hari setelah pukul 7 malam. Sebuah kejutan manis yang halal dan wajib dicoba di tengah hiruk pikuk perkantoran.

Bottega Ristorante di SCBD viral berkat interior elegannya yang sangat Instagrammable, menawarkan suasana Eropa yang menawan. Namun, di balik estetikanya, artikel ini mengulas pengalaman yang campur aduk. Kualitas makanannya tidak konsisten—beberapa menu seperti steak dan dessert dipuji, sementara yang lain mengecewakan. Pengunjung juga perlu bersiap dengan pelayanan yang kurang maksimal dan suasana yang dipenuhi asap rokok di seluruh ruangan, menjadikannya pengalaman yang "hit-or-miss" meski dengan harga yang cukup tinggi.

Nikmati pengalaman makan daging sepuasnya di Gyu-Kaku dengan budget di bawah 250 ribu. Artikel ini mengulas kualitas dagingnya yang mantap untuk harganya, merekomendasikan Suki Shabu dan Rosu sebagai menu andalan. Puding susu karamelnya yang lembut juga menjadi penutup yang tidak boleh dilewatkan. Namun, ulasan jujur ini juga mengungkap sisi minusnya, seperti pelayanan yang lambat saat jam sibuk, antrean panjang, dan beberapa catatan mengenai kebersihan yang perlu dipertimbangkan sebelum berkunjung.

Membantah anggapan kafe selebgram hanya jual nama, kedai kopi milik Tasya Farasya ini menawarkan pengalaman unik dan ramah di kantong. Fitur utamanya yang menonjol adalah pengunjung dapat mengatur sendiri level kafein dalam minuman, sebuah solusi cerdas bagi yang sensitif terhadap kopi. Dengan harga terjangkau dan segudang promo menarik, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk bekerja atau sekadar nongkrong santai. Suasananya yang nyaman menjadikannya destinasi favorit baru bagi anak muda di tengah kota.