Loading...












Penasaran mengapa Talaga Sampireun selalu ramai meski rasa makanannya menjadi perdebatan? Jawabannya ada pada suasana 'pulang kampung' yang ditawarkan. Restoran ini menyajikan pengalaman bersantap unik di saung-saung terapung di atas danau, menciptakan oase tenang di tengah kota. Walaupun beberapa hidangan seperti Gurame Bakar dinilai standar, keunikan suasana dan fasilitas ramah anak menjadikannya destinasi favorit untuk kumpul keluarga yang ingin bersantai dan menikmati pemandangan, bukan sekadar mencari kelezatan kuliner.
Jadi, tempat ini sebenernya mantap atau zonk sih? Hari ini gue harus coba sendiri buat buktiin.
Soal makanan, kita pesen beberapa menu yang aman-aman aja:
Buat teman-teman yang mau coba, catat beberapa poin ini ya:

Ramen YA! di Bintaro Xchange menyajikan ramen otentik Osaka yang ramah di kantong, dengan harga di bawah Rp80.000. Daya tarik utamanya adalah kuah kaldu yang kental, kaya kolagen, dan 'ngaldu banget', seperti pada menu andalan Beef Paitan Ramen. Meskipun begitu, pengunjung perlu bersiap menghadapi antrean panjang dan suasana yang ramai serta gerah karena tempatnya yang tidak terlalu besar. Tempat ini ideal untuk menikmati semangkuk ramen lezat dengan cepat, namun kurang cocok untuk nongkrong berlama-lama.

Terletak di Serpong, restoran MGM menawarkan pengalaman kuliner yang dijuluki "kembaran" Bakmi GM dengan harga sangat terjangkau. Keunikan utamanya adalah porsi brutal yang super besar, memastikan pengunjung pulang dengan perut kenyang tanpa merogoh kocek dalam. Meskipun bakminya populer, menu andalan yang wajib dicoba adalah Ayam Goreng Mentega. Suasananya pun unik dengan taman belakang dan kolam ikan yang nyaman, menjadikannya pilihan tepat untuk makan santai bersama keluarga atau teman.

Di Pamulang, terdapat sebuah warung Sunda jadul tersembunyi yang menawarkan cita rasa autentik jauh dari keramaian. Tempat ini menjadi surga bagi pencinta kuliner Sunda, dengan Nasi Tutug Oncom sebagai primadonanya dan Bakso Goreng renyah yang wajib dicoba. Suasananya yang santai dan ramai, bukan sekadar tempat makan, melainkan lokasi sempurna untuk berkumpul. Meskipun lokasinya agak sulit dijangkau, pengalaman kuliner otentik yang ditawarkan membuatnya sepadan untuk dikunjungi.

Meskipun waktu tunggunya lama, Ciak Tiam, sebuah kopitiam retro di Living World Tangerang, sukses menebusnya dengan hidangan andalan. Nasi Curry Warisan-nya yang kaya rasa dan suasana Tionghoa jadul yang otentik menjadi daya tarik utama. Sambil menunggu, pengunjung bisa menikmati kerupuk udang dan acar gratis sepuasnya, menjadikannya destinasi unik bagi pencinta kuliner Peranakan yang sabar. Tempat ini menawarkan pengalaman kuliner yang sepadan dengan penantiannya, terutama jika memesan menu yang tepat.