Loading...






Patisserie populer di Kelapa Gading ini selalu jadi rebutan, meski tempatnya sangat kecil. Menu andalannya seperti Tiramisu Pistachio legendaris dan aneka Choux kreatif memang menawarkan rasa premium yang sulit dilupakan. Namun, pengunjung perlu bersiap dengan harga yang cukup tinggi dan porsi mini. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati dessert lezat secara singkat atau dibawa pulang, bukan untuk destinasi nongkrong santai berlama-lama bersama teman, apalagi saat jam sibuk karena pelayanan bisa kewalahan.
Setiap kali lewat depan toko kecil di Kelapa Gading ini, pasti penuh banget sama orang. Tokonya kecil banget, sampe mau muter badan aja susah, tapi para pencinta dessert rela banget nunggu. Anjay, emang apa sih magic-nya? Hari ini gue cobain deh buat kalian semua!

CW Coffee di Jakarta Utara menjadi viral karena tempatnya yang super luas dan buka 24 jam, ideal untuk nongkrong. Namun, artikel ini mengupas pengalaman yang campur aduk. Di balik popularitasnya, pengunjung harus siap menghadapi antrean panjang, pelayanan super lambat, dan kualitas makanan yang tidak konsisten. Meskipun begitu, beberapa menu seperti Mie Nyemek dan Nasi Goreng Ebi ternyata menjadi penyelamat dengan rasa yang lezat. Kafe ini lebih cocok untuk yang mencari tempat duduk lama daripada pengalaman kuliner memuaskan.

Mencari tempat nongkrong keluarga di Kelapa Gading? SAGOLICIOUS menawarkan pengalaman kuliner unik dengan menu andalan berbahan dasar sagu, seperti Mie Sago dan Pizza Sagu. Menu Rahang Marlin Bakar-nya bahkan disebut sebagai juara yang wajib dicoba. Namun, di balik kelezatan makanannya, pengunjung perlu waspada dengan pelayanan yang sangat lambat, live music yang terlalu bising, serta isu kebersihan. Artikel ini mengupas tuntas kelebihan dan kekurangan tempat ini agar Anda tidak salah pilih.

Tersembunyi di Jakarta Utara, Stella di Napoli menawarkan pengalaman bersantap di *rooftop* dengan suasana intim ala film Italia. Tempat ini menjadi spot ideal untuk menikmati matahari terbenam sambil menyantap pizza *sourdough* yang difermentasi 48 jam, dengan varian unik seperti Quattro Formaggi Pistachio. Meskipun lokasinya menantang, pemandangan kota yang menawan dan hidangan penutup Pistachio Tiramisu yang wajib dicoba membuat tempat ini layak untuk dikunjungi bagi para pencari suasana baru.

Jangan kaget melihat 'stasiun MRT' berwarna hijau stabilo di Pluit, karena ini adalah kafe unik dengan interior yang didesain persis seperti gerbong kereta bawah tanah Jepang. Selain setiap sudutnya yang sangat Instagrammable, kafe ini menawarkan pengalaman pesan mandiri lewat mesin dan kemasan minuman kaleng transparan yang praktis. Mengingat tempatnya yang mungil, kafe ini lebih cocok untuk mampir sebentar mengambil foto dan kopi, bukan untuk nongkrong berlama-lama bersama teman-teman.