Loading...












Sebuah steakhouse di Makassar menawarkan suasana santai yang pas untuk nongkrong, lengkap dengan live music. Menu andalannya, JJ Signature Backribs, dipuji karena dagingnya yang super empuk hingga lumer di mulut, begitu pula dengan Australian Wagyu-nya yang juicy. Namun, disarankan untuk berhati-hati saat memesan menu lain, karena beberapa hidangan seperti Chicken Cordon Bleu dan Lava Cake dilaporkan mengecewakan. Demi pengalaman terbaik, fokuslah pada steak dan iga mereka yang fenomenal untuk santapan yang tak terlupakan.
Overall, demi iga yang lumer di mulut itu, gue pasti bakal balik lagi! Para pencinta daging di Makassar, wajib coba

Di Makassar, ada sebuah kafe tersembunyi dengan interior minimalis yang estetik, menawarkan suasana tenang yang ideal untuk bekerja. Selain terkenal dengan lattenya yang nikmat dan sayap ayam pedasnya, tempat ini juga berfungsi sebagai ruang komunitas unik yang memajang buku serta kerajinan lokal. Meskipun areanya tidak terlalu luas dan lahan parkir terbatas, kafe ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang mencari tempat untuk bersantai atau fokus seharian.

ADAPADA KEDAI di Makassar menawarkan konsep unik dengan dua atmosfer berbeda dalam satu atap. Lantai satu adalah ruang yang hidup dan merakyat, cocok untuk nongkrong seru sambil merokok. Sebaliknya, lantai dua adalah surga ketenangan yang sepenuhnya bebas asap rokok, ber-AC, dan tanpa musik, ideal untuk bekerja, belajar, atau mengobrol santai. Jangan lewatkan kopi manual brew yang mengejutkan dan ubi gorengnya yang lezat saat berkunjung ke kafe dengan dua kepribadian ini.

Sebuah restoran di Makassar menarik perhatian dengan konsep sushi serba 15 ribu dan interior fotogenik yang ramai dikunjungi. Meskipun harganya sangat terjangkau, artikel ini mengungkapkan kejutan lain: menu non-sushi seperti spaghetti telur asin justru menjadi juaranya. Secara jujur, rasa sushi-nya dinilai standar untuk harganya, dengan beberapa catatan pada nasi dan sausnya.

Meskipun Tanamera Coffee menyajikan kopi *specialty* berkualitas juara yang memanjakan para pecinta kopi, artikel ini mengulas sisi lainnya. Suasananya yang sangat ramai dan berisik, lebih mirip *co-working space* daripada kafe untuk bersantai. Ulasan ini membahas secara jujur apakah tempat ini sepadan dengan harganya, menyoroti kualitas makanan yang kurang memuaskan dan pelayanan yang untung-untungan. Ini adalah panduan penting bagi siapa pun yang mempertimbangkan untuk nongkrong atau sekadar menikmati secangkir kopi di sana.