Loading...












Le Quartier di Jakarta Selatan menawarkan suasana *fine dining* Prancis yang cantik dan cocok untuk berfoto, namun pengalaman kulinernya bisa jadi untung-untungan. Dengan harga sekitar 850 ribu per orang, kualitas hidangannya tidak konsisten; steak andalannya bisa mengecewakan, sementara pasta dan roti gratisnya justru mendapat pujian tinggi. Restoran ini lebih direkomendasikan bagi mereka yang memprioritaskan suasana dan ambience daripada jaminan rasa makanan yang stabil, di mana hidangan terbaiknya justru bisa datang dari sesuatu yang tak terduga.
Jadi, sebenernya worth it nggak sih buat ke sini? Saran gue, kalau lo ngejar suasana makan yang super oke dan buat foto-foto, boleh lah dateng. Tapi kalau tujuan utama lo adalah buat nikmatin makanannya, mending turunin ekspektasi lo, atau ikutin tips pesenan dari gue:

Biggies BBQ di Blok M menarik perhatian dengan rating Google yang tinggi, namun menyimpan kejutan pada menu andalannya. Kualitas smoked brisket legendarisnya ternyata tidak konsisten, bisa terasa sangat juicy atau justru kering, menjadikannya pengalaman untung-untungan bak membuka "blind box". Namun, jangan khawatir, karena Steak Picanha yang empuk dan Pastrami Burger dengan porsi melimpah menjadi pilihan aman yang sangat direkomendasikan. Tempat ini menawarkan pengalaman unik bagi para pencari barbeku dengan lokasi yang sangat strategis.

Jangan terkecoh dengan nama besar Burger King, karena artikel ini mengungkap pengalaman mengecewakan di cabangnya di Kuningan City. Kualitas makanan menjadi sorotan utama, dengan keluhan porsi yang menyusut, burger kering, hingga kentang goreng yang terasa aneh. Bukan hanya itu, pelayanan yang sangat lambat dan tidak ramah, ditambah biaya tersembunyi seperti pajak dan kantong belanja, membuat kunjungan terasa tidak menyenangkan. Satu-satunya nilai plus yang disebutkan hanyalah es krim sundae yang harganya terjangkau.

Sebuah kedai donat viral di PIM 3 sedang menjadi perbincangan berkat teksturnya yang luar biasa empuk, sering disebut "seperti makan awan" karena adonannya yang terbuat dari kentang. Varian andalannya seperti John Lemon yang segar dan Bombolini dengan isian melimpah wajib dicoba. Namun, artikel ini juga mengulas sisi lain dari pengalaman tersebut, yaitu pelayanan yang terkadang kurang ramah. Selain itu, pembaca akan mendapatkan tips praktis seputar promo paket dan sistem pembayaran non-tunai di sana.

Eastern Promise di Kemang dikenal sebagai pub legendaris dengan atmosfer Inggris klasik yang kental. Tempat ini menjadi tujuan utama untuk menikmati makanan India otentik yang lezat, seperti Saag Paneer dan sup tomatnya yang juara. Namun, bersiaplah menghadapi sisi lainnya: pelayanan yang terkenal buruk dan tidak ramah, terutama pada pengunjung lokal. Dengan kualitas yang tidak menentu, pengalaman bersantap di sini terasa seperti pertaruhan antara kenikmatan kuliner dan kekecewaan pelayanan yang mungkin didapat.