Loading...
Bagi pencinta matcha sejati, The Tokyo Matcha di Cengkareng adalah surga tersembunyi yang wajib dikunjungi. Kedai ini menawarkan pengalaman minum matcha autentik, jauh dari rasa manis berlebihan yang biasa ditemui. Berfokus pada kualitas premium dan teknik penyajian tradisional, setiap cangkirnya menyajikan rasa umami yang kaya dan mendalam. Meskipun tempatnya kecil dan lokasinya agak terpencil, ini adalah destinasi sempurna untuk menyembuhkan kerinduan akan rasa matcha yang sesungguhnya di tengah ramainya Jakarta.
Jujur ya, di Jakarta mau minum matcha yang beneran enak itu lebih susah daripada nyari pacar. 🫠
Kalau nggak air gula yang manisnya kebangetan, ya bubuk teh hijau yang hambar kayak air putih. Jadi pas temen gue bilang, suruh gue ke Cengkareng buat nyari satu kedai matcha, gue udah mau muterin bola mata aja rasanya—itu tempat selain bandara emang ada apaan lagi sih?
Ternyata... hmm, enak parah. 😂
Kedai yang namanya The Tokyo Matcha ini bukanya di salah satu ruko di Taman Palem Lestari, muka tokonya kecil banget sampai kalau kamu lewat naik mobil pasti gampang kelewatan. Tapi begitu dorong pintu dan masuk, gue langsung tahu, gue nggak salah tempat.
Nggak ada tembok-tembok Instagrammable yang heboh, cuma kayu-kayu simpel dan tembok putih, udaranya penuh sama aroma khas matcha premium, yang mirip rumput laut dan kacang-kacangan, bukan wangi esens murahan. Owner-nya (atau baristanya) ada di belakang bar, lagi mengocok matcha pakai Chasen, fokus banget, kelihatan banget kalau dia emang ngerti.
Gue pesen menu paling klasiknya, Matcha Latte. Foam susunya lembut dan tebel banget, pas diminum rasanya tuh pahit dikit tapi rasa umami-nya kaya dan dalem banget, jelas bukan rasa yang dibikin dari pemanis buatan! Setelah ditelan, di mulut masih ada sisa rasa manis yang nyegerin, dua kata: Mantap! 👍
Jujur aja ya, yang bisa dikomplain juga ada.
Pertama, lokasinya emang beneran jauh. Kalau kamu nggak tinggal di Jakarta Barat, sengaja dateng ke sini butuh perjuangan dan niat banget. Kedua, tempatnya nggak gede, kursinya juga cuma sedikit, jadi kalau mau Nongkrong di sini sama temen-temen serombongan buat ngobrol seharian kayaknya kurang realistis. Pas weekend kalau lagi rame, pengalaman nongkrongnya mungkin jadi kurang nyaman.
Jadi, catatan ini buat bantu kamu biar nggak salah pilih:

Rosella Bakehouse di Jelambar menjadi viral berkat menu andalannya, Bikamisu, sebuah perpaduan unik antara kue Bika Ambon dan Tiramisu. Namun, di balik kreativitasnya, artikel ini mengulas beberapa tantangan. Selain rasa Bikamisu yang dinilai terlalu manis dan lebih terasa seperti gimmick, pengunjung juga perlu mempertimbangkan lokasi yang sulit dijangkau dan tempat yang sangat sempit. Ironisnya, menu lain seperti Basque Cheesecake dan kopinya justru dinilai lebih memuaskan, menyajikan pengalaman yang kontras dengan menu andalannya.

Mantra di PIK 2 bukan sekadar club lounge biasa, melainkan destinasi pesta mewah dengan visual LED raksasa dan sound system canggih. Keunikan utamanya justru terletak pada kualitas makanan yang tak terduga, yang siap memanjakan lidah di tengah suasana hingar bingar. Menu andalan seperti Butter Milk Burger yang juicy dan Wagyu Fried Rice menjadi primadona. Tempat ini adalah pilihan tepat untuk menikmati malam seru dengan perpaduan sempurna antara musik, suasana, dan hidangan lezat yang tak terlupakan.

Dapur Waris di Jakarta Barat, yang sebelumnya dikenal sebagai Bebek HT, kini hadir dengan wajah baru yang modern dan nyaman. Restoran ini menawarkan dua menu bebek andalan yang wajib dicoba: Bebek Gosong dengan cita rasa manis dan Bebek Goreng Madura yang pedas gurih. Keunikan utamanya adalah nasi dan es teh yang bisa diisi ulang sepuasnya. Dengan budget sekitar 75 ribuan, pengunjung bisa menikmati hidangan bebek lezat yang memuaskan hingga benar-benar kenyang, menjadikannya pilihan super hemat.

Jangan terkecoh dengan ukurannya yang sempit, kafe di Tomang ini adalah surga tersembunyi bagi pencinta kopi sejati. Dengan kopi berkualitas juara seperti Guten Morgen Coffee yang unik dan suasana fotogenik berdekorasi bohemian, tempat ini punya daya tarik magis. Meski begitu, pengunjung perlu bersiap menghadapi pelayanan yang tidak konsisten dan fasilitas yang kurang mendukung untuk bekerja. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi yang memprioritaskan secangkir kopi nikmat di atas segalanya, terutama saat hari kerja yang lebih sepi.