Loading...








Oddity Coffee di Kelapa Gading menjadi sorotan bagi para digital nomad yang mencari tempat kerja nyaman. Kafe ini menawarkan area khusus di lantai dua dengan meja panjang, colokan melimpah, dan internet stabil. Selain suasana yang mendukung, pengunjung juga akan menemukan keunikan seperti robot pengantar makanan. Jangan lewatkan menu andalan seperti Salted Egg Pie yang unik dan Dirty Chai Latte. Namun, bersiaplah dengan harga yang cukup tinggi dan layanan makanan yang bisa sangat lambat saat ramai.
Secara keseluruhan, ini tempat yang plus minusnya keliatan banget. Lingkungan dan suasananya yang ramah buat WFC itu maksimal banget, tapi ya harus siap mental juga sama harga yang lumayan mahal dan penyajian makanan yang super lambat. Menurut kalian gimana?

Palmers di Sunter menawarkan surga bagi para pekerja remote dengan suasana nyaman, Wi-Fi kencang, dan colokan di hampir setiap meja. Namun, pengalaman kuliner di sini sangat kontras. Di satu sisi, Roti Mochi dan Soto Mie-nya patut diacungi jempol. Di sisi lain, pengunjung perlu waspada terhadap kualitas makanan utama yang tidak konsisten, seperti insiden sate ayam mentah, serta layanan yang lambat. Kafe ini lebih cocok untuk bekerja sambil menikmati roti daripada untuk makan besar.

Latteria di PIK menjadi surga bagi para pencinta gelato dengan koleksi lebih dari 300 rasa yang terus berganti setiap minggunya. Keunikan utamanya adalah pengunjung bisa mencicipi tester sepuasnya secara gratis sebelum memutuskan untuk membeli. Dengan harga terjangkau sekitar 50 ribuan untuk tiga rasa, tempat ini menawarkan porsi melimpah dan kualitas premium. Jangan lewatkan rasa unik seperti Gandalf the Grey (Earl Grey) atau Badabing (dark chocolate) yang menjadi andalan dan banyak direkomendasikan oleh para pengunjung.

BUDDIBOIS di PIK menawarkan pengalaman unik dengan interior bergaya istana pagoda yang tak terduga untuk sebuah kedai burger. Sering disebut sebagai In-N-Out-nya Jakarta, keunggulannya terletak pada patty daging yang renyah di luar dan super juicy. Namun, kenikmatan ini sedikit terganggu oleh roti yang terlalu lembek dan mudah hancur. Dengan harga premium untuk porsi yang tidak terlalu besar, tempat ini cocok bagi yang penasaran dengan burger premium dan suasana berbeda, terutama dengan pelayanan staf yang ramah.

CW Coffee di Jakarta Utara menjadi viral karena tempatnya yang super luas dan buka 24 jam, ideal untuk nongkrong. Namun, artikel ini mengupas pengalaman yang campur aduk. Di balik popularitasnya, pengunjung harus siap menghadapi antrean panjang, pelayanan super lambat, dan kualitas makanan yang tidak konsisten. Meskipun begitu, beberapa menu seperti Mie Nyemek dan Nasi Goreng Ebi ternyata menjadi penyelamat dengan rasa yang lezat. Kafe ini lebih cocok untuk yang mencari tempat duduk lama daripada pengalaman kuliner memuaskan.