Loading...






Pison di Petitenget, Bali, adalah kafe populer yang menawarkan pengalaman kontradiktif. Di satu sisi, kopinya disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik, dengan menu andalan seperti Espresso Avocado dan Nasi Goreng Buntut yang wajib dicoba. Suasananya pun unik, berubah dari kafe santai di siang hari menjadi lounge ramai dengan live music di malam hari. Namun, pengunjung perlu bersiap dengan pelayanannya yang sering dikeluhkan lambat dan kurang memuaskan, menjadi pertimbangan besar sebelum berkunjung.
Guys, siapa yang ngerti sih, di Petitenget, Bali, tempat yang isinya kafe-kafe keren semua, selalu ada aja beberapa tempat yang bikin kamu cinta mati sekaligus sebel. Pison salah satunya, hits banget, tapi tiap kali ke sana, mood-ku kayak naik roller coaster 🎢.
Hari ini aku mau cerita nih, apakah tempat ini worth it buat didatengin!
Siang hari masuk ke Pison, langsung kerasa banget vibe industrial-vintage yang pas. Cahaya matahari masuk lewat jendela besar dari lantai ke langit-langit, para digital nomad pada bawa MacBook masing-masing, udara di sana penuh aroma kopi dan suara ketikan keyboard. Vibenya beneran chill, tapi sebagai info aja, AC-nya dingin banget kayak kulkas, buat teman-teman yang gampang kedinginan, jangan lupa bawa jaket ya.
Setelah dipuji-puji, sekarang waktunya ngeluarin unek-unek secara blak-blakan. Bug terbesar Pison itu pelayanannya, beneran Anjay…
Jadi, akhirnya mau ke sana atau nggak? Saran dariku: pergi aja, tapi harus di waktu yang pas, pesan menu yang tepat, dan siapin mental.

Berlokasi di Bali Collection, Nusa Dua, Nusa By/Suka menawarkan suasana santai yang tak terduga dengan area outdoor hijau dan alunan live jazz. Tempat ini menjadi pilihan tepat untuk melarikan diri dari restoran turis yang biasa. Jangan lewatkan Pizza Madu Pedas Manis khasnya yang dipanggang dengan kayu bakar, serta Wagyu Burger yang juicy. Meskipun harganya tergolong menengah ke atas, kualitas makanan dan suasananya yang unik membuat tempat ini sangat layak dikunjungi. Pastikan reservasi terlebih dahulu

Hilton Bali memukau dengan pemandangan laut dari atas tebing yang luar biasa dan fasilitas ramah keluarga, seperti kolam renang dengan perosotan. Sarapan buffet-nya yang melimpah juga menjadi daya tarik utama. Namun, surga ini tidak sempurna. Artikel ini mengulas secara jujur pengalaman menginap yang bisa terganggu oleh suara bising proyek konstruksi di sekitar hotel, serta pantai yang kurang ideal untuk berenang. Dapatkan gambaran lengkap kelebihan dan kekurangannya sebelum Anda memutuskan untuk berkunjung.

Mamasan Bali, restoran Asia fusion legendaris dari Chef Will Meyrick, membawa pengunjung kembali ke suasana Shanghai tahun 1930-an yang misterius dan fotogenik. Di tengah interiornya yang temaram, hidangan seperti Caramelized Char Siu Pork Hock menjadi bintang utama yang wajib dicoba. Meskipun beberapa menu mendapat ulasan beragam, porsinya yang sangat besar membuat pengalaman bersantap di sini terasa sepadan. Tempat ini ideal untuk kencan romantis atau berkumpul santai bersama teman, namun pastikan untuk melakukan reservasi jauh-jauh hari.

Mengunjungi kembali Sky Garden yang legendaris di Bali, artikel ini mengungkap realita yang jauh dari ekspektasi. Klub malam yang dulu menjadi ikon Kuta ini kini digambarkan sepi, dengan rooftop ikoniknya yang telah ditutup. Pengunjung diperingatkan untuk waspada terhadap kualitas minuman yang buruk, musik yang ketinggalan zaman, dan potensi masalah keamanan. Ini adalah panduan jujur bagi siapa saja yang ingin tahu kondisi terkini Sky Garden sebelum memutuskan untuk datang dan mungkin kecewa.