Loading...










Brasserie Bakery di Palembang dikenal sebagai surga bagi para pencinta roti, menawarkan aneka roti wangi dan empuk dengan harga sangat terjangkau. Varian seperti Roti Kulit Nangka dan Swiss Roll menjadi favorit banyak orang. Namun, artikel ini menyoroti kontras tajam antara kelezatan produknya dengan pelayanan yang terkenal buruk dan tidak ramah. Pengalaman di toko roti ini benar-benar menguji kesabaran, menempatkan pengunjung dalam dilema antara rasa yang mantap dan servis yang menyebalkan.
Guys, siapa yang ngerti coba, niatnya mau beli Roti buat sarapan besok di Palembang, harusnya kan jadi momen yang Chill banget, eh malah dibikin emosi sampe ke ubun-ubun sama pelayan tokonya! 🤯
Ini tuh soal Brasserie Bakery yang semua orang di Palembang juga tahu, ibaratnya kantin favorit warga Lokal. Rotinya emang wangi banget, tapi pelayanannya juga bener-bener parah.
Begitu masuk, wangi Rotinya itu lho, langsung bikin gue pusing saking wanginya. Rak-raknya penuh banget, yang baru mateng masih anget-anget. Harganya juga murah banget, banyak varian dasar cuma 8-9 ribu perak, worth it parah.
Biar kalian bisa tenang nikmatin Roti, gue rangkum tips ini sambil nahan nangis:
Intinya, kalau lo bener-bener pencinta Roti sejati yang demi sepotong Roti empuk dan wangi rela nahan apa aja, ya udah datengin aja. Tapi kalau lo dateng buat nyari pelayanan dan pengalaman yang enak, gue saranin pikirin lagi baik-baik. Kalian ada yang pernah ke Brasserie? Yuk, langsung curhat di kolom komentar, mau ngomel bareng atau mau kasih rekomendasi lain! 👇

Menjadi viral karena estetikanya, kafe di Palembang ini menawarkan suasana yang sangat Instagrammable dengan interior penuh tanaman hijau. Tempat ini menjadi spot favorit untuk berfoto sambil menikmati menu andalan seperti Pasta Telur Asin yang lezat. Namun, di balik tampilannya yang menawan, artikel ini juga mengulas beberapa kekurangan, mulai dari porsi yang kecil, harga yang cukup tinggi, hingga kualitas rasa yang inkonsisten. Pada intinya, tempat ini lebih menjual suasana daripada pengalaman kuliner yang memuaskan.

Coventown di Palembang adalah tempat hits dengan rating tinggi yang menawarkan suasana elegan dan luas, sempurna untuk nongkrong dan berfoto. Namun, di balik tampilannya yang menawan, kualitas makanannya ternyata sangat naik-turun. Artikel ini mengulas tuntas menu wajib coba seperti Mie Ayam Kecap yang juara, sekaligus memperingatkan tentang 'jebakan' seperti Sop Buntut Bakar yang mengecewakan. Pembaca akan mendapatkan panduan lengkap agar tidak salah pesan dan bisa menikmati kunjungan tanpa penyesalan, termasuk tips menghindari harga air mineral yang mahal.

Mie Celor Poligon menawarkan pengalaman kuliner legendaris di Palembang, namun jangan harapkan tempat yang mewah. Berlokasi di sebuah warung pinggir jalan yang sederhana, keistimewaannya justru terletak pada hidangan Mie Celor itu sendiri. Kuahnya yang kental dan creamy, perpaduan sempurna rasa gurih udang dan santan, membalut setiap helai mie tebalnya. Meskipun tempatnya bersahaja, kelezatan otentik mie dan hidangan lain seperti Tekwan membuat tempat ini wajib dikunjungi bagi para pencari rasa asli.

Omah Kopi di Palembang menawarkan suasana *homey* dan retro yang sangat fotogenik, menjadikannya tempat nongkrong populer. Di balik estetikanya, artikel ini mengulas realita yang perlu diketahui. Meskipun kopi andalan dan makanan beratnya patut dicoba, pengunjung harus siap dengan seluruh area yang merupakan *smoking area*. Pelayanan yang kurang ramah dan waktu tunggu yang lama saat jam sibuk juga menjadi catatan penting sebelum berkunjung, sehingga disarankan datang pada jam sepi untuk pengalaman yang lebih nyaman.