Loading...












Meskipun memiliki rating Google yang tinggi, artikel ini mengulas A&W Bandara Kualanamu Medan sebagai sebuah 'jebakan' yang mengecewakan. Pengalaman di sana jauh dari harapan, menyoroti pelayanan yang buruk, kualitas makanan bermasalah seperti ayam kering dan Root Beer hangat, serta kebersihan yang meragukan. Lebih parahnya, ulasan ini juga memperingatkan adanya biaya tambahan tersembunyi dan laporan insiden keracunan makanan, menyarankan calon pelanggan untuk menghindari tempat ini demi keamanan dan kenyamanan perjalanan mereka.
Baru turun dari pesawat, perut udah keroncongan banget, lagi keliling-keliling di Bandara Kualanamu Medan, eh, sekilas ngeliat A&W yang udah familiar. Mikirnya, "Ini kan brand internasional, nggak mungkin salah lah ya?" Pas cek Google Maps, wih, ratingnya tinggi, 4.6! Wajib Nongkrong di sini, nih! Hasilnya… Anjay! Ini bener-bener jebakan paling parah yang pernah gue alamin di Indonesia tahun ini! 💣
Makanannya lebih parah lagi:
Kalau dibilang makanan nggak enak dan pelayanan jelek itu penyakit umum restoran cepat saji, tempat ini bener-bener udah kelewat batas.
Buat semua teman-teman yang mau transit atau berangkat dari bandara Medan, gue kasih peringatan ya, tempat ini, mending kabur aja!

Temukan surga tersembunyi bagi para vegetarian di kantin Vihara Maha Vihara Maitreya, Medan. Tempat ini menyajikan buffet prasmanan dengan puluhan pilihan lauk lezat yang dimasak tanpa MSG, serta nasi yang bisa diambil sepuasnya. Meskipun sistem pembayaran dan pelayanannya terbilang unik, kelezatan masakannya, terutama Mie Jawa yang otentik, menjadikannya destinasi kuliner yang wajib dicoba. Kunjungi pada tanggal 1 dan 15 penanggalan Imlek untuk mendapatkan pilihan menu yang paling beragam dan melimpah.

Hapi Ramen di Medan viral berkat Gyoza-nya yang disebut-sebut nomor satu. Namun, ulasan ini mengungkap fakta menarik: Gyoza-nya terasa hambar jika dimakan begitu saja dan sangat bergantung pada sausnya. Justru, menu lain seperti Truffle Fries yang super wangi dan Matcha yang pas menjadi bintang utamanya. Dengan suasana yang santai dan modern, tempat ini lebih direkomendasikan sebagai lokasi nongkrong asyik sambil menikmati camilan lezat daripada hanya berfokus pada Gyoza-nya yang fenomenal.

Jangan kaget dengan kontras di toko oleh-oleh legendaris Medan ini. Meskipun pelayanannya terkenal sangat tidak ramah, kelezatan bakpaonya disebut-sebut sebagai yang terbaik di kota. Artikel ini menyoroti varian andalan non-halal seperti Angbak (babi kecap) yang padat dan Liu Sa Bao (telur asin) yang lumer di mulut. Kenikmatannya yang luar biasa konon membuat banyak pelanggan rela mengabaikan pelayanan demi mencicipi bakpao yang bahkan tetap empuk saat sudah dingin ini.

Mabac menawarkan sensasi K-BBQ non-halal otentik di Medan dengan konsep warung tenda outdoor yang sederhana. Meskipun suasananya panas, kelezatan menunya membuat pengunjung rela kembali. Menu andalannya, Samgyeopsal marinasi yang dipanggang di atas arang, memiliki cita rasa luar biasa yang sebanding dengan jajanan kaki lima di Korea. Ditambah kulit babi renyah dan harga yang sangat terjangkau, tempat ini menjadi surga bagi para pencinta kuliner babi yang mencari pengalaman makan yang jujur dan memuaskan.